Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali menjadi magnet bagi para inovator dan penggemar teknologi global. Ajang tahunan yang digelar di Las Vegas ini memamerkan beragam terobosan yang diprediksi akan membentuk masa depan interaksi manusia dengan teknologi, mulai dari robot humanoid canggih hingga gadget rumah pintar berbasis kecerdasan buatan.
Pameran teknologi terbesar ini menjadi platform bagi perusahaan-perusahaan raksasa untuk memperkenalkan visi mereka tentang bagaimana teknologi akan mempermudah dan memperkaya kehidupan manusia. Berbagai inovasi yang dipamerkan tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mendorong batas-batas kemungkinan teknologi.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Fokus utama CES 2026 adalah pada konvergensi robotika, kecerdasan buatan, dan perangkat konsumen, yang bersama-sama menciptakan ekosistem teknologi yang lebih cerdas dan responsif. Pengunjung disuguhi demonstrasi langsung dari perangkat-perangkat yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, hiburan, dan kesejahteraan.
Robot & AI-Assistan Masa Depan
Menurut laporan Engaged (6/1), LG memperkenalkan CLOiD, sebuah robot humanoid konseptual yang dirancang untuk membantu pekerjaan rumah tangga. Robot ini diklaim mampu mencuci, melipat pakaian, hingga menyiapkan makanan menggunakan AI dan teknologi berbasis visi.
CLOiD terhubung secara mulus dengan ekosistem ThinQ dari LG, mengotomatisasi kehidupan rumah tangga. Kepala robot ini berfungsi sebagai hub AI rumah bergerak yang dilengkapi chipset, layar, speaker, kamera, sensor, dan AI generatif berbasis suara.
Boston Dynamics mengumumkan bahwa robot humanoid Atlas kini secara resmi memasuki fase produksi. Robot ini siap digunakan di pabrik-pabrik Hyundai, menandai lompatan besar dari robot demo menjadi pekerja industri nyata.
Nvidia juga menampilkan robot-robot mungil yang berkomunikasi melalui suara mirip kicauan. Inovasi ini menjadi contoh pendekatan baru dalam kolaborasi swarm robot berbasis AI.
Jackery Solar Mars Bot hadir sebagai robot otonom bertenaga surya yang berfungsi sebagai power station berjalan. Robot ini dapat mengikuti pemiliknya, mencari sinar matahari optimal, dan mengisi ulang perangkat elektronik secara mandiri.
Inovasi ini menyasar kebutuhan outdoor dan kondisi darurat, menawarkan solusi daya portabel yang berkelanjutan dan cerdas untuk berbagai skenario penggunaan.
Gadget Unik & Nyeleneh
Samsung memperluas batas desain ponsel lipat melalui Galaxy Z TriFold. Smartphone lipat tiga ini dapat berubah dari ponsel menjadi tablet sekitar 10 inci, membuka babak baru pada smartphone produktivitas fleksibel.
Razer memperkenalkan Project Ava, avatar AI holografik yang dapat tampil sebagai karakter anime atau figur virtual di atas meja, diposisikan sebagai asisten AI sekaligus gaming coach.
Melanjutkan tren AI companion, Razer juga menghadirkan Project Motoko, avatar digital interaktif bergaya anime dengan kepribadian adaptif. Headset ini dilengkapi kamera ganda menghadap ke depan dan chip Snapdragon, memungkinkan pengenalan objek dan teks secara real-time.
Project Motoko mengaburkan batas antara asisten AI, hiburan, dan interaksi emosional, serta kompatibel dengan berbagai platform AI seperti Grok, OpenAI, dan Gemini.
Perangkat seperti SwitchBot MindClip mampu merekam dan mentranskripsi percakapan secara otomatis. Teknologi AI wearable dan perekam percakapan ini memicu perdebatan serius mengenai privasi pengguna, menyoroti tantangan etika seiring kemajuan teknologi AI yang semakin personal.
Smart Home & Gadget Rumah
Seattle Ultrasonics C200 Knife adalah pisau dapur futuristik yang menggunakan teknologi getaran ultrasonik. Pisau ini memungkinkan pemotongan makanan dengan tekanan minimal, lebih presisi, dan diklaim lebih aman.
Ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi canggih masuk ke aktivitas paling dasar untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan di dapur.
Mesin es countertop Smart Nugget Ice Maker Pro memanfaatkan AI untuk menekan kebisingan dan mempercepat produksi es nugget. Gadget rumah ini menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan meskipun terkesan sepele.
Lego menghadirkan balok pintar dengan sensor, speaker, dan LED, memungkinkan efek suara dan cahaya langsung dari susunan Lego fisik. Sistem Smart Play ini mencakup balok Lego, tag, dan minifigur dengan sensor terintegrasi dan speaker kecil.
Dilansir dari Cnet (6/1), Lego membuat balok pintar ini dengan ditenagai oleh chip kustom yang lebih kecil dari stud Lego standar. Balok ini mampu merasakan gerakan, orientasi, dan medan magnet, serta berkomunikasi tanpa aplikasi atau koneksi internet.
Dreamie Alarm Clock mensimulasikan matahari terbit alami tanpa aplikasi, menawarkan cara yang lebih lembut untuk bangun tidur. Sementara itu, Lollipop Star adalah permen yang memancarkan musik melalui teknologi bone conduction.
Berbagai perangkat berbasis AI untuk hewan peliharaan juga dipamerkan, mulai dari stasiun makan-minum pintar, feeder otomatis, hingga alat komunikasi dan pelacak. Mureks mencatat bahwa CES 2026 menegaskan AI kini juga serius menggarap sektor perawatan hewan peliharaan.
XR, Wearable & Hiburan Visual
LG memamerkan TV ultra-tipis setipis wallpaper, yaitu LG OLED evo W6 Wallpaper TV. TV ini memiliki desain setipis 9mm dan dapat menempel rata di dinding.
Dikutip dari TechRadar (6/1), LG bisa membuat TV ini dengan bodi begitu tipis karena menggunakan teknologi Zero Connect untuk transmisi video dan audio nirkabel 4K tanpa kompresi hingga 165Hz dari kotak terpisah.
Samsung menghadirkan Micro RGB TV dengan reproduksi warna superior untuk pengalaman visual premium. Model 130 inci (R95H) diklaim sebagai TV Micro RGB terbesar di dunia, menampilkan warna 100% BT.2020 dan AI processing.
Kacamata AR terbaru TCL RayNeo Air Pro 4 dilengkapi panel Micro-OLED dan desain ringan. Fokusnya pada hiburan serta produktivitas portabel, menunjukkan kematangan lebih dari sekadar gimmick AR.
Ini menandai langkah maju dalam teknologi augmented reality yang lebih praktis dan fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
Amazon Ember Artline TV adalah TV OLED yang terintegrasi dengan Alexa dan Amazon Photos. TV ini dapat berubah menjadi layar karya seni saat tidak digunakan.
TV gaya hidup ini memiliki layar QLED 4K dengan lapisan matte untuk mengurangi silau dan dapat menampilkan 2.000 karya seni atau foto pribadi. Ember Artline juga dilengkapi teknologi “Omnisense” yang mendeteksi kehadiran orang di ruangan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layar, serta Alexa+ untuk rekomendasi seni berbasis AI.
Anker Soundcore AeroFit 2 Pro adalah earbud hybrid yang dapat beralih ke mode open-ear, menawarkan fleksibilitas dalam pengalaman mendengarkan audio.
PC dan Laptop
Di ajang CES 2026, Samsung juga memamerkan beberapa produk laptop terbarunya. Galaxy Book 6 Ultra, Galaxy Book 6 Pro, dan Galaxy Book 6 menawarkan chip Intel Core Ultra Series 3 dan desain yang diperbarui yang diklaim dapat meningkatkan manajemen panas.
HP Eliteboard G1a adalah komputer lengkap yang tertanam langsung di dalam keyboard. Cukup colokkan ke monitor, perangkat ini langsung berfungsi sebagai PC penuh, menawarkan portabilitas dan kesederhanaan untuk berbagai lingkungan kerja.
EliteBoard G1a ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen AI 300 Series dan memiliki NPU hingga 50 TOPS, menjadikannya PC AI penuh pertama di dunia yang terintegrasi dalam keyboard.
ASUS juga membawa inovasi baru dengan menghadirkan ROG Zephyrus Duo. Ini adalah laptop gaming layar ganda dengan dua panel OLED 16 inci, CPU terbaru Intel, dan GPU NVIDIA RTX 5090.
Keyboardnya dapat dilepas dan dapat berfungsi secara nirkabel. Penyangga dapat membantu mengatur dua layar Zephyrus Duo dalam berbagai orientasi, bahkan dalam mode tenda “V” terbalik.
Acer Swift 16 AI adalah laptop AI-ready dengan trackpad besar, yang disebut Acer sebagai touchpad haptic terbesar di dunia, mendukung input stylus untuk aktivitas kreatif. Laptop ini dilengkapi layar OLED 3K 16 inci dengan refresh rate 120Hz dan ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X9 388H.
Teknologi Kesehatan
Stareep AI Smart Mattress adalah kasur pintar berbasis AI yang menyesuaikan posisi dan tingkat kekerasan secara otomatis demi kualitas tidur optimal. Sistem ini dirancang untuk secara aktif menyesuaikan diri dengan tubuh pengguna saat tidur, mengoptimalkan dukungan, postur, dan kenyamanan secara real-time.
Kasur ini menggunakan arsitektur AI dua lapis untuk mempelajari kebiasaan pengguna dan merespons tekanan serta gerakan, mengubah tidur dari pemantauan pasif menjadi intervensi aktif.
Eli Health Hormometer adalah alat uji hormon rumahan berbasis saliva dan smartphone. Alat ini kini dapat mengukur kadar testosteron dan progesteron secara real-time, selain kortisol.
Proses pengujian melibatkan pengambilan sampel air liur selama 60 detik dan analisis melalui aplikasi smartphone, dengan hasil yang tersedia dalam hitungan menit. Inovasi ini memperkuat tren teknologi kesehatan personal, memungkinkan pengguna memantau kesehatan hormonal mereka dengan lebih mudah dan cepat.






