Hiburan

CEO Embark Studios Ungkap Alasan Hindari GTA 6: “Kami Tidak Ingin Dekat dengan Mereka”

Embark Studios, pengembang game third-person shooter Arc Raiders, secara terang-terangan mengakui strategi mereka untuk menghindari persaingan langsung dengan Grand Theft Auto VI (GTA 6) saat peluncuran. Keputusan ini diambil meskipun mereka berani bersaing dengan judul-judul besar lain seperti Battlefield dan Call of Duty.

Strategi Rilis: Menghindari Bayang-bayang GTA 6

Dalam sebuah wawancara dengan GamesBeat, CEO Embark Studios, Patrick Söderlund, menjelaskan alasan di balik penentuan tanggal rilis Arc Raiders. “Ketika kami berbicara tentang apakah kami harus memindahkan game ini, dialog pertama yang kami lakukan jelas berpusat pada GTA,” kata Söderlund.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Ia melanjutkan, “Kami tidak ingin dekat dengan mereka. Saya rasa tidak ada yang ingin dekat dengan mereka. Dan kami menunggu mereka mengumumkan kapan mereka akan merilis, dan begitu itu menjadi jelas, kami kemudian merasa kami bisa menentukan tanggal.”

Söderlund, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di EA saat Titanfall 2 “terjepit” antara Battlefield dan Call of Duty, memiliki pengalaman pahit dalam persaingan ketat. Namun, untuk Arc Raiders, ia merasa lebih percaya diri menghadapi kompetitor lain.

Bersaing dengan Battlefield dan Call of Duty

Berbeda dengan GTA 6, Embark Studios justru secara sengaja menjadwalkan rilis Arc Raiders di antara Battlefield 6 dan Call of Duty: Black Ops 7. “Itu benar-benar sesuatu yang kami lakukan dengan sengaja,” tegas Söderlund. Ia menambahkan bahwa mereka memiliki “firasat yang cukup masuk akal bahwa Battlefield akan datang sekitar waktu itu, kami tahu bahwa Call of Duty akan dirilis kira-kira kapan pun karena selalu begitu.”

Keputusan ini didasarkan pada keyakinan terhadap kekuatan game mereka. “Kami memiliki percakapan yang sangat panjang tentang [mengubah tanggal rilis], dan kami sampai pada kesimpulan setelah bolak-balik bahwa kami percaya kami memiliki game yang sangat kuat,” ujar Söderlund.

Menurut Söderlund, Arc Raiders menawarkan sesuatu yang berbeda. “Kami juga percaya bahwa kami bisa mencapai titik di mana kami bisa kompetitif dengan cara yang berbeda. Tentu saja, kami tidak berpikir itu adalah Battlefield dalam artian itu, tetapi game ini memiliki keunikan yang cukup sehingga bisa berdiri sendiri.”

Mureks mencatat bahwa keyakinan ini didukung oleh data pengujian internal. “Kami merasa bahwa game ini menawarkan sesuatu yang sangat berbeda dari game-game lain itu, dan kami juga memiliki KPI yang sangat kuat dari uji teknis terakhir kami, dan kami melakukan uji akhir game tepat sebelum peluncuran, yang kami sebut Server Slam, memberi kami lebih banyak data untuk merasa nyaman dengan peluncuran,” jelas Söderlund.

Keberhasilan di Tengah Persaingan Ketat

Di tengah jadwal rilis game yang padat di akhir tahun 2025, Arc Raiders berhasil menembus pasar. Game ini mencatat lebih dari 100.000 pemain dalam 30 menit pertama dan menunjukkan tingkat retensi pemain yang sangat baik.

Keunikan Arc Raiders terletak pada pendekatannya yang lebih santai dibandingkan extraction shooter lain seperti Escape from Tarkov. Lobi yang lebih ramah, jarahan yang lebih melimpah, dan konsekuensi kematian yang jauh lebih sedikit menjadi daya tarik tersendiri. Ini menunjukkan adanya audiens yang besar untuk pendekatan yang lebih “lunak” dalam genre ini.

Referensi penulisan: www.pcgamer.com

Mureks