Hiburan

Kisah Romantis Horor ‘Inhuman Kiss: The Last Breath’: Pertarungan Cinta Melawan Kutukan Krasue

Film horor romantis Thailand, Inhuman Kiss: The Last Breath (2023), kembali menarik perhatian penikmat sinema dengan alur cerita yang sarat konflik, legenda, dan pertarungan antara kemanusiaan melawan kegelapan. Film berdurasi 123 menit ini disutradarai oleh Paphangkorn Punchantarak dan diproduksi oleh Neramitnung Film serta Transformation Films.

Sinopsis Mendalam: Kutukan, Cinta, dan Pengorbanan

Cerita berpusat pada Noi, seorang ayah yang diperankan oleh Krisada Sukosol Clapp, yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah kehilangan orang yang dicintainya. Kini, ia tinggal bersama putrinya yang ceria, Sao, yang diperankan oleh Chanya McClory. Kehidupan mereka tidak biasa, sebab Sao mewarisi kutukan Krasue, sebuah virus supernatural yang berasal dari darah Noi akibat hubungan masa lalunya dengan Sai.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Untuk menekan virus tersebut dan menjaga Sao tetap manusiawi, Noi secara rutin memberikan ramuan herbal misterius yang disulap menjadi obat. Upaya ini menjadi bentuk perlindungan Noi terhadap putrininya dari kegelapan yang mengintai. Kehidupan mereka mulai berubah ketika mereka pindah ke sebuah rumah yang disediakan oleh Pastor Augustin (Joe Cummings).

Di kota baru inilah Sao bertemu dengan Cloud, seorang pemuda albino yang diperankan oleh Kritsanapoom Pibulsonggram. Cloud menyimpan rahasia kemampuan penyembuhan yang dijaga ketat oleh saudaranya, Anan (Bhumibhat Thavornsiri), dan Pastor Augustin. Pertemanan antara Sao dan Cloud tumbuh dengan cepat, didasari oleh kesamaan rasa kesepian dan kehilangan yang mereka rasakan.

Sebuah pertemuan singkat di masa kecil meninggalkan kesan mendalam. Sao memberikan harmonika favoritnya kepada Cloud. Tanpa disadari, kuman dari air liur Sao masuk ke tubuh Cloud, sebuah detail yang akan menjadi krusial dalam konflik yang akan datang. Sembilan belas tahun kemudian, Sao telah tumbuh menjadi gadis cantik di siang hari, namun berubah menjadi Krasue ganas di malam hari.

Noi terus berjuang melindungi putrinya dari kegelapan, meskipun seringkali usahanya gagal. Ia memutuskan untuk membawa Sao kembali ke gereja dengan harapan Pastor Augustin dapat menyembuhkannya. Langkah ini sekaligus mempertemukan kembali Sao dan Cloud setelah bertahun-tahun terpisah.

Konflik semakin memuncak ketika Pan (Nopachai Chaiyanam), seorang pemburu Krasue, disewa oleh Dan (Paul Spurrier), seorang kolektor makhluk gaib, untuk menangkap Sao hidup-hidup. Dalam ringkasan Mureks, situasi ini memaksa Sao untuk tidak memiliki pilihan lain selain melawan demi melindungi dirinya sendiri dan orang-orang yang dicintainya, termasuk Noi dan Cloud.

Para Pemeran Kunci

  • Krisada Sukosol Clapp sebagai Noi
  • Chanya McClory sebagai Sao
  • Kritsanapoom Pibulsonggram sebagai Cloud
  • Bhumibhat Thavornsiri sebagai Anan
  • Joe Cummings sebagai Pastor Augustin
  • Nopachai Chaiyanam sebagai Pan
  • Paul Spurrier sebagai Dan
Mureks