Hiburan

Butuh Satu Dekade dan Mercusuar Radioaktif bagi Andrew Brown untuk Melihat Kehebatan RPG Fallout 4

Setelah satu dekade, Andrew Brown, Editor Fitur GamesRadar+, akhirnya menemukan kedalaman role-playing game (RPG) dalam Fallout 4. Selama ini, ia menganggap gim besutan Bethesda tersebut sebagai penembak jitu yang hebat namun RPG yang biasa-biasa saja. Namun, sebuah mercusuar radioaktif dan pendekatan bermain yang berbeda mengubah pandangannya secara drastis.

Mercusuar Kingsport: Titik Balik Pengalaman RPG

Titik balik pengalaman Brown terjadi saat ia memutuskan untuk “memperbaiki” Mercusuar Kingsport. Bangunan itu digambarkannya sebagai “proyek perbaikan” yang menantang, dengan menara beton tipis yang menjulang di atas rumah dua lantai tanpa atap dan rumah perahu yang berdiri goyah di dermaga yang membusuk. Genangan plasma hijau, sisa-sisa pemuja yang telah tiada, memenuhi tanah, sementara bangkai Glowing One yang gagal ia buang ke laut mengiradiasi pantai.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Alih-alih mengikuti alur cerita utama tentang pencarian putranya yang hilang, Brown memilih untuk memperlakukan Fallout 4 layaknya simulasi kehidupan. Ia menjelajahi dan mengais barang seperti layaknya penduduk wasteland lainnya di Commonwealth, mencari tempat untuk disebut rumah, sekecil apa pun itu.

Petualangan Mengais dan Membangun

Pendekatan ini mengubah cara Brown melihat Fallout 4. Ia menolak kemudahan membangun jalur pasokan dari markas lamanya di Red Rocket yang akan memberinya banyak material. Sebaliknya, ia memilih untuk mengais bahan bangunan secara manual. “Di mana letak kesenangannya?” tanyanya.

Keesokan paginya, ia mulai menyisir pantai mencari persediaan. Tanpa tahu persis apa yang dicari, ia mengumpulkan setiap barang rongsokan yang ditemui. Kaleng timah berkarat, kipas meja, nampan makan malam TV—semuanya memiliki nilai ketika seseorang tidak memiliki apa-apa. Ia bahkan membersihkan kantong Children of Atom lain yang bermukim di kawah yang sangat radioaktif, lalu melucuti pakaian kotor dari mayat mereka. “Anda menyebutnya kain lap, saya menyebutnya karpet,” ujarnya.

Dalam ringkasan Mureks, petualangan Brown membawanya melewati Museum Sihir Salem, yang ia hindari karena tidak sebanding dengan risikonya, menuju kota itu sendiri. Di Salem, ia menemukan banyak barang jarahan dan bahkan membantu satu-satunya penduduk kota menangkis mirelurks serta mengaktifkan kembali menara pertahanannya—sebuah misi yang belum pernah ia temukan sebelumnya dalam 374 jam bermainnya.

Kekuatan RPG yang Tersembunyi

Rutinitas bangun, memperbaiki Mercusuar Kingsport, lalu mencari rongsokan ini membuat sisi RPG Fallout 4 bersinar. Brown membandingkannya dengan pendahulunya:

  • Fallout 3 dan Fallout: New Vegas adalah RPG yang lebih berorientasi narasi, di mana mengikuti misi utama akan memperlihatkan sebagian besar gim.
  • Fallout 4 memiliki jalur utama yang lebih sempit dan lokasi pusat yang tidak sepadat itu. Diamond City terasa sangat jarang, dan terlalu banyak misi faksi yang berulang.

Menurut Brown, jalur utama Fallout 4 menutupi kekuatannya sebagai RPG, yang justru paling menonjol ketika tidak ada tangan pemandu yang mendorong pemain maju. Sistem permukiman, misalnya, tidak hanya memungkinkan pemain menciptakan seluruh kota dari nol, tetapi juga menciptakan nilai untuk setiap potongan barang rongsokan dalam gim—jauh berbeda dari karton rokok yang menjadi satu-satunya barang jarahan yang layak diambil.

Ketika pembangunan diperlakukan sebagai mesin penggerak Fallout 4, gim ini terbuka secara dramatis. Misi-misi mungkin kurang baik dalam mengkurasi Commonwealth, tetapi kekurangan aluminium dan sekrup akan membuat pemain menjelajahi berbagai titik menarik untuk mencari lebih banyak. Desain dungeon Bethesda mencapai puncaknya di Fallout 4, dengan hampir setiap lokasi memiliki keunikan tersendiri, yang membuat penemuan secara alami menjadi lebih menarik.

Brown mengaku terkejut menemukan seorang kapitalis yang menjual daging ghoul kalengan di pabrik pengalengan saat mencari aluminium untuk memperbaiki power armor-nya, atau eksperimen Vault-Tec yang mengerikan di bawah Malden Middle School. Dengan 374 jam bermain dan terus bertambah, ia bertanya-tanya apa yang selama ini ia lewatkan. “Bukan berperan sebagai penjaga mercusuar pasca-apokaliptik, mungkin,” candanya, “tapi rasanya saya telah melewatkan pohon-pohon karena hutan.”

Refleksi Bethesda dan Pengakuan Baru

Pengalaman Brown ini sejalan dengan refleksi Bethesda Game Studios sendiri mengenai Fallout 4. “Anda harus menerima pilihan kreatif yang Anda buat di setiap gim, bahkan dalam retrospeksi,” kata perwakilan Bethesda, merujuk pada perayaan 10 tahun Fallout 4.

Bagi Andrew Brown, membangun kembali Mercusuar Kingsport adalah cara yang tepat untuk menebus waktu yang hilang. Ia kini melihat Fallout 4 bukan hanya sebagai penembak jitu yang solid, tetapi sebagai RPG yang kaya akan peluang role-playing, asalkan pemain bersedia melangkah keluar dari jalur yang ditentukan dan menemukan petualangan mereka sendiri.

Mureks