Otomotif

Cara Mengganti Ban Pecah di Bahu Jalan Tol dengan Aman: Hindari Risiko Kecelakaan Fatal

Kerusakan ban, seperti pecah ban saat melaju di jalan tol, merupakan insiden yang sulit diprediksi. Tidak semua pengendara memahami mitigasi dan proses penggantian ban yang aman dalam situasi darurat tersebut. Padahal, kesiapan dan pengetahuan yang tepat dapat mencegah risiko kecelakaan lebih lanjut.

Kesiapan Alat dan Pengetahuan Dasar

OE Sales Manager Bridgestone Tire Indonesia, Ahmad Nuril, menjelaskan bahwa setiap pabrikan mobil telah melengkapi kendaraannya dengan seperangkat alat pendukung untuk mengganti ban yang rusak. Menurut Nuril, penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk mengetahui lokasi penyimpanan alat-alat tersebut.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

“Pertama, pengemudi atau pemilik mobil itu perlu tahu apa saja kelengkapan kendaraannya. Misalnya di mana ban cadangan itu disimpan, kemudian alat-alatnya diletakkan di mana,” buka Nuril saat dihubungi tim redaksi Mureks.

Nuril menambahkan, alat kerja yang umum diberikan meliputi kunci-kunci untuk membuka baut ban, dongkrak lengkap dengan lengan pemutar tuas, serta komponen pendukung seperti rompi dan segitiga pengaman.

Langkah Awal Saat Ban Pecah di Jalan Tol

Apabila terjadi pecah ban, Nuril mengimbau pengendara untuk tetap tenang dan berusaha mengendalikan kendaraan. Setelah berhasil dikemudikan, segera bawa kendaraan menepi ke bahu jalan dengan aman sambil tetap memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah belakang.

“Kalau misalnya terjadi pecah ban, tetap tenang dan berusaha kendalikan kendaraan. Jika sekiranya sudah berhasil dikemudikan, bawa kendaraan menepi ke bahu jalan dengan aman dan perhatikan pula kendaraan dari arah belakang,” imbuhnya.

Saat sudah berada di bahu jalan, posisi kendaraan disarankan agak lebih ke kiri. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang dan jarak yang cukup dengan lajur paling kiri badan ruas tol, mengingat kecepatan kendaraan di jalan tol sangat tinggi.

“Jalan tol isinya kendaraan kencang, meski lajur paling kiri. Kasih jarak, terutama jika ban yang pecah ada di sisi kanan kendaraan untuk memberi ruang kerja yang aman saat proses mengganti ban,” terang Nuril.

Prosedur Penggantian Ban yang Aman

Setelah kendaraan terparkir dengan aman, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum memulai proses penggantian ban. Menurut pantauan Mureks, langkah-langkah ini krusial untuk keselamatan.

  • Ambil ban cadangan dari tempatnya.
  • Sediakan kunci-kunci yang diperlukan.
  • Pasang segitiga pengaman pada jarak 3-5 meter dari titik mobil terparkir.
  • Gunakan rompi pengaman jika tersedia.
  • Nyalakan lampu hazard.
“Lakukan yang perlu dipersiapkan, ambil ban cadangan dari tempatnya. Sediakan kunci-kunci, segitiga pengaman harus terpasang 3-5 meter dari titik mobil terparkir, pakai rompi jika ada, dan nyalakan lampu hazard,” kata Nuril.

Selain itu, Nuril juga mengimbau agar pengemudi menghindari parkir persis di sudut tikungan atau lengkung jalan tol. Hal ini penting untuk memperkecil titik buta atau blind spot bagi pengendara lain dari arah belakang.

Jangan Ragu Meminta Bantuan Petugas

Meskipun merasa mampu mengganti ban sendiri, Nuril menekankan bahwa tidak ada salahnya untuk memanggil atau menghubungi bantuan petugas jalan tol. Petugas dapat membantu proses penggantian serta memastikan pengamanan di sekitar kendaraan.

“Meski kita merasa mampu mengganti ban yang rusak sendiri, tidak ada salahnya juga sekalian memanggil atau menghubungi bantuan petugas jalan tol untuk membantu proses penggantian hingga pengamanan di sekitar kendaraan,” pungkasnya.
Mureks