Bagi sebagian pelari, gagasan untuk memiliki lebih dari satu pasang sepatu lari mungkin terdengar mewah dan mahal. Namun, menurut Nick Harris-Fry, seorang pelari maraton berpengalaman, strategi rotasi sepatu lari justru menawarkan sejumlah manfaat signifikan yang dapat meningkatkan performa, memperpanjang usia sepatu, dan bahkan mencegah cedera.
Nick, yang rutin menempuh jarak antara 80 hingga 110 kilometer per minggu, menemukan bahwa menggunakan tiga atau empat pasang sepatu secara bergantian sangat menguntungkan. Bahkan bagi pelari dengan intensitas lebih rendah atau lebih tinggi, rotasi sepatu layak dipertimbangkan.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Apa Itu Rotasi Sepatu Lari?
Rotasi sepatu lari adalah praktik menggunakan kombinasi sepatu lari yang berbeda secara bersamaan untuk berbagai jenis latihan. Ini bisa berarti bergantian antara dua pasang sepatu serupa, atau lebih umum, menggunakan campuran jenis sepatu yang disesuaikan untuk kebutuhan lari yang berbeda. Misalnya, sepatu ringan dan cepat untuk sesi latihan intensitas tinggi, serta sepatu dengan bantalan tebal untuk lari santai.
Konfigurasi rotasi sepatu sangat bervariasi tergantung pada jenis pelari. Beberapa mungkin memerlukan sepatu lari trail atau bahkan sepatu spikes untuk lintasan. Intinya adalah menghindari penggunaan sepatu yang sama untuk semua jenis lari.
Kapan Rotasi Sepatu Lari Dibutuhkan?
Nick Harris-Fry berpendapat bahwa bagi pelari pemula yang hanya berlari dua atau tiga kali seminggu untuk kebugaran, rotasi sepatu mungkin belum menjadi prioritas. Sepatu harian yang nyaman dan tahan lama, seperti Nike Vomero Plus, sudah cukup untuk kebutuhan awal.
Namun, seiring meningkatnya frekuensi lari atau ketika seorang pelari mulai mengikuti program latihan terstruktur yang mencakup berbagai jenis lari seperti interval dan lari mudah, manfaat rotasi sepatu akan menjadi sangat jelas dan patut dipertimbangkan.
Tiga Manfaat Utama Rotasi Sepatu Lari
1. Menyesuaikan dengan Jenis Lari yang Berbeda
Manfaat paling penting, menurut Nick, adalah kemampuan untuk memiliki sepatu yang sesuai dengan jenis lari yang berbeda. Dalam seminggu latihan normal, ia biasanya melakukan tiga atau empat lari santai, beberapa sesi latihan cepat, dan satu lari jarak jauh.
- Untuk lari santai, ia menggunakan sepatu dengan bantalan tebal untuk kenyamanan dan perlindungan maksimal.
- Untuk sesi latihan cepat, ia memilih sepatu yang lebih ringan dan responsif.
- Untuk lari jarak jauh, pilihannya bisa bervariasi tergantung pada kecepatan yang ditargetkan.
Memiliki sepatu yang tepat tidak hanya membuat lari lebih menyenangkan tetapi juga mempermudah pencapaian target dalam latihan cepat, di mana sepatu bantalan tebal yang berat mungkin kurang optimal dibandingkan sepatu khusus kecepatan.
2. Memperpanjang Umur Sepatu
Rotasi sepatu lari juga membantu memperpanjang masa pakai sepatu, terutama jika Anda berlari hampir setiap hari. Mureks mencatat bahwa memberikan jeda pada sepatu setelah digunakan memungkinkan mereka mengering sepenuhnya, yang membantu mencegah penumpukan bau tidak sedap.
Selain itu, jeda ini memungkinkan busa lembut di bagian midsole sepatu untuk kembali ke bentuk semula setelah terkompresi selama lari. Meskipun busa modern mungkin tidak terlalu terpengaruh, ini memastikan sepatu terasa seprima mungkin saat digunakan berikutnya dan dapat memperpanjang umur midsole.
3. Mencegah Cedera
Terakhir, memilih jenis sepatu lari yang berbeda dalam rotasi dapat sedikit mengubah dampak lari pada tubuh, yang berpotensi membantu pencegahan cedera. Misalnya, jika Anda memiliki sepatu dengan heel-to-toe offset tinggi (sekitar 10mm) dan sepatu lain dengan offset 4mm, biomekanika tubuh Anda akan sedikit berbeda saat berlari dengan masing-masing sepatu.
Variasi ini dapat membantu mengurangi risiko cedera akibat tekanan berulang (repetitive strain injuries), yang umum terjadi pada pelari. Hal yang sama berlaku untuk tingkat dan jenis bantalan yang berbeda, bahkan memiliki campuran merek dalam rotasi Anda dapat mengubah cara Anda bergerak saat berlari.
Berapa Banyak Sepatu Lari yang Dibutuhkan?
Meskipun obsesi terhadap lari dapat membuat Anda memiliki banyak sepatu khusus, Anda tidak perlu sebanyak itu untuk menikmati manfaat rotasi. Rotasi klasik yang direkomendasikan Nick adalah tiga sepatu:
- Satu daily trainer dengan bantalan tebal untuk lari santai.
- Satu trainer yang lebih cepat untuk sesi latihan.
- Satu sepatu balap khusus, yang saat ini seringkali merupakan sepatu dengan pelat karbon terbaik.
Anda juga bisa menyederhanakannya menjadi rotasi dua sepatu saja, yaitu satu sepatu ringan dan cepat, serta satu sepatu dengan bantalan tebal dan nyaman, dengan menggunakan sepatu cepat Anda untuk balapan.
Selain itu, jika Anda sering berlari off-road, pertimbangkan untuk menambahkan sepatu lari trail atau setidaknya sepatu road-to-trail yang dapat menangani berbagai permukaan dengan baik.
Dengan menggunakan rotasi sepatu secara bijak, semua sepatu Anda akan bertahan lebih lama. Ini tidak akan menghabiskan biaya lebih banyak daripada membeli satu sepatu pada satu waktu dan harus menggantinya. Rotasi sepatu justru dapat memperpanjang masa pakai sepatu Anda dan menghemat uang dalam jangka panjang, meskipun investasi awalnya mungkin tinggi.





