JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban jiwa akibat serangkaian bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra. Per Minggu, 4 Januari 2026, total korban meninggal dunia telah mencapai 1.177 jiwa, setelah ditemukan 10 jenazah baru dalam operasi pencarian.
Bencana hidrometeorologi ini secara signifikan memengaruhi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat 148 orang masih dinyatakan hilang dan terus dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Jumlah pengungsi pun masih tinggi, mencapai sekitar 242 ribu orang yang tersebar di berbagai titik evakuasi.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dampak kerusakan infrastruktur juga meluas, dengan total 178.479 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Mureks mencatat bahwa angka ini menunjukkan skala kerusakan yang masif dan memerlukan upaya pemulihan jangka panjang.
Rincian Dampak Bencana di Tiga Provinsi
Secara lebih rinci, BNPB merilis data korban dan dampak di masing-masing provinsi terdampak:
- Provinsi Aceh: Jumlah korban meninggal dunia mencapai 543 orang, dengan 31 orang masih hilang. Wilayah ini mencatat jumlah pengungsi terbanyak, yakni sekitar 217.800 jiwa.
- Provinsi Sumatra Utara: Sebanyak 370 orang meninggal dunia dan 43 orang masih dinyatakan hilang. Sementara itu, sekitar 13.900 warga mengungsi.
- Provinsi Sumatra Barat: Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 262 orang, dengan 74 orang masih hilang. Jumlah pengungsi di provinsi ini mencapai 10.851 orang.
BNPB bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait terus mengintensifkan upaya penanganan darurat. Langkah-langkah ini meliputi pencarian dan evakuasi korban, penyaluran bantuan logistik esensial, serta pemulihan layanan dasar bagi para pengungsi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat di area rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat beberapa wilayah Sumatra masih diguyur hujan deras.






