Tren

Bekasi Panen Raya Jagung 150 Ton di Tengah Kawasan Industri, Plt Bupati: Bukti Produktivitas Pangan

KABUPATEN BEKASI – Kabupaten Bekasi, yang dikenal sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, kembali menunjukkan potensi pertaniannya dengan sukses menggelar panen raya jagung. Kegiatan ini berlangsung di lahan binaan kepolisian seluas 25 hektare di Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, pada Kamis (8/1).

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa keberhasilan panen ini membuktikan sektor pangan di wilayahnya tetap produktif di tengah kepadatan aktivitas industri. “Bahkan di sekitar wilayah Desa Sukamahi, Cikarang Pusat ini saja sudah banyak perusahaan berdiri dan beroperasi tapi masih bisa berkontribusi mendukung program swasembada pangan atas inisiasi kepolisian,” ujar Asep di Cikarang, Kamis.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Asep menambahkan, Kabupaten Bekasi, dengan lebih dari 7.000 perusahaan industri, terus berupaya maksimal untuk mempertahankan luas lahan pertanian demi mendukung program swasembada pangan nasional. “Ini membuktikan bahwa Kabupaten Bekasi tidak hanya sebagai kawasan industri, tetapi juga mampu menghasilkan produk pertanian. Hari ini panen dilakukan di atas lahan seluas 25 hektare dengan hasil mencapai 150 ton dan tingkat produktivitas 6-10 ton per hektare,” jelasnya.

Pemerintah daerah bersama kepolisian berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, agar semakin maju sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. “Lahan di Kampung Tembong Gunung ini akan dikembangkan menjadi 50 hektare sebagai upaya berkelanjutan mendukung ketahanan pangan. Kami mendukung penuh Polri, termasuk melakukan pendampingan dan penyuluhan untuk meningkatkan kapasitas petani agar hasil panen semakin optimal,” kata Asep.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni memastikan bahwa Polri akan terus mengembangkan lahan pertanian jagung ini sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional, sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Menurut Mureks, lokasi panen raya jagung ini merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, kelompok tani, dan masyarakat sekitar.

Kabupaten Bekasi, khususnya Kecamatan Cikarang Pusat, dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan jagung dan komoditas strategis lainnya. Keberhasilan panen raya ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan kemandirian pangan. Sumarni menekankan, “Ketahanan pangan adalah fondasi utama ketahanan nasional. Dengan pangan yang cukup, berkualitas dan berkelanjutan, kita tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga menjaga persatuan dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, mari kita terus bergandengan tangan, memperkuat sinergi antar seluruh pemangku kepentingan.”

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Dirut Perum Bulog Mayjen TNI Ahman Rizal Ramadhani, Kepala BPS Amallia Adininggar Yidyasanti, Forkopimda Kabupaten Bekasi, serta perwakilan kelompok tani.

Mureks