Las Vegas, Mureks – Asus memperkenalkan Zenbook A16 di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, sebuah laptop 16 inci yang menjadi perangkat pertama ditenagai prosesor tercanggih Qualcomm, Snapdragon X2 Elite Extreme. Kehadiran laptop ini digadang-gadang akan menjadi pesaing serius di pasar komputasi portabel, menantang dominasi MacBook.
Laptop ini menarik perhatian dengan desainnya yang sangat ramping dan ringan, dirancang untuk memaksimalkan performa dari chip Snapdragon X2 Elite Extreme. Menurut pantauan Mureks, Zenbook A16 berpotensi menjadi salah satu laptop paling menonjol di tahun 2026, menawarkan kombinasi kekuatan dan efisiensi daya.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Desain Premium dan Portabilitas Unggul
Asus Zenbook A16 hadir dengan desain ceraluminum penuh yang memberikan kesan premium, cocok untuk lingkungan kerja maupun kasual. Dengan ketebalan hanya 0,54 inci dan bobot ultra-ringan 2,65 pon (sekitar 1,2 kg), laptop ini bahkan lebih ringan dari beberapa laptop 13 inci.
Sebagai perbandingan, MacBook Air M4 yang lebih kecil memiliki bobot 2,7 pon, sementara MacBook Pro 16 inci memiliki ketebalan 0,6 inci dan bobot 4,7 pon. Ini menempatkan Zenbook A16 sebagai salah satu laptop 16 inci paling tipis dan ringan di pasaran.
Layar OLED Memukau dan Performa Tangguh
Meskipun mengusung desain ramping, Asus tidak mengorbankan fitur premium lainnya. Zenbook A16 dilengkapi layar OLED 16 inci beresolusi 3K (2880 x 1800 piksel) dengan refresh rate 120Hz dan waktu respons 0,2ms yang sangat cepat. Kualitas layar ini bahkan dapat membuat laptop gaming cemburu, padahal Zenbook A16 bukanlah laptop gaming murni.
Jantung performa laptop ini adalah CPU Snapdragon X2 Elite Extreme dengan 18 inti dan kemampuan AI 80 TOPS. Meskipun pengujian benchmark langsung pada unit laptop belum dapat dilakukan, pengujian chip sebelumnya menunjukkan bahwa prosesor ini mengungguli MacBook Pro M5 dan bahkan M4 Pro dalam performa multi-core.
Berikut adalah spesifikasi utama Asus Zenbook A16:
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| CPU | Snapdragon X2 Elite Extreme X2E94100 |
| GPU | Qualcomm Adreno |
| RAM | 48GB DDR5X |
| Penyimpanan | Hingga 2TB |
| Layar | 16 inci, 3K (2880 x 1800) OLED, 120Hz, rasio aspek 16:10 |
| Port | 1x USB-A 3.2 Gen 2, 2x USB 4.0 Gen 3 Type-C |
| Konektivitas Nirkabel | Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4 |
| Dimensi | 13.92 x 9.54 x 0.54 ~ 0.65 inci |
| Bobot | 2.65 pon (sekitar 1,2 kg) |
Kombinasi prosesor bertenaga dengan desain tipis dan ringan ini sangat disambut baik. Selain itu, X2 Elite Extreme juga memiliki kemampuan gaming yang mumpuni, memanfaatkan sepenuhnya keunggulan layar OLED yang dimilikinya.
Daya Tahan Baterai Luar Biasa
Salah satu keunggulan lain dari chip ini adalah klaim daya tahan baterai Zenbook A16 yang mencapai 21 jam. Klaim ini bukan sekadar spekulasi, mengingat Zenbook A14 dengan prosesor Snapdragon sebelumnya telah mencapai lebih dari 18 jam dalam pengujian. Hal ini menjadikan Zenbook A16 berpotensi menjadi salah satu laptop dengan daya tahan baterai terbaik di kelasnya.
Dengan memori DDR5X 48GB, konektivitas Wi-Fi 7, dan Bluetooth 5.4, laptop ini memenuhi semua kebutuhan pengguna profesional yang sering bepergian.
Prospek dan Persaingan di Tahun 2026
Meskipun perlu pengujian lebih lanjut di laboratorium untuk memverifikasi semua klaim performa, kesan awal dari penggunaan langsung menunjukkan bahwa Asus Zenbook A16 adalah perangkat yang patut diperhitungkan. Laptop ini akan bersaing dengan model-model baru seperti Dell XPS 14, dan harganya akan menentukan posisinya di segmen premium.
Kehadiran Snapdragon X2 Elite Extreme dari Qualcomm, bersama dengan CPU Intel Core Ultra Series 3 yang juga akan hadir di laptop tahun ini, menandakan lonjakan signifikan dalam komputasi seluler pada tahun 2026. Pasar laptop diperkirakan akan semakin dinamis dengan inovasi-inovasi ini.
Referensi penulisan: www.tomsguide.com






