Tren

Asus Tunda Peluncuran Laptop Gaming Zephyrus G14 Bertenaga Intel Panther Lake: “Masalah Pasokan”

Asus menunda peluncuran laptop gaming terbarunya, ROG Zephyrus G14, yang ditenagai chip Intel Core Ultra X9 388H ‘Panther Lake’. Penundaan ini, yang seharusnya diumumkan pada 5 Januari 2026, disebabkan oleh “masalah pasokan” yang tidak terduga.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama setelah tren laptop gaming beralih dari GPU diskrit Nvidia ke grafis terintegrasi semakin menguat sepanjang tahun 2025. Puncaknya, ajang CES 2026 menjadi saksi dibukanya ‘gerbang’ inovasi ini dengan berbagai pengumuman produk baru. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa pergeseran ini telah diprediksi lebih dari setahun lalu, menyoroti potensi grafis terintegrasi dalam mendefinisikan masa depan laptop gaming.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Performa Menjanjikan dari Panther Lake

Laptop ROG Zephyrus G14 yang tertunda ini sejatinya hadir dengan bodi aluminium premium, layar OLED memukau, dan konstruksi ringan yang ergonomis. Namun, perbedaan krusial terletak pada dapur pacunya: chipset Intel Core Ultra X9 388H, silikon Panther Lake paling bertenaga, lengkap dengan GPU Arc B390 berinti 12.

Chipset ini tidak hanya menjanjikan performa gaming yang mumpuni dengan inti ray tracing, tetapi juga kemampuan AI yang signifikan. Intel sendiri mengklaim peningkatan performa gaming hingga 1,5 kali, sebuah angka yang mereka sebut “konservatif”.

Dalam pengujian awal yang sempat dilakukan, chip Panther Lake ini menunjukkan performa impresif. Game Painkiller mampu berjalan pada 220 FPS di pengaturan tinggi 1080p, sementara Dying Light 2 mencapai 140 FPS. Yang lebih menarik, performa ini dicapai hanya dengan konsumsi daya 45W, jauh lebih efisien dibandingkan 125W yang dibutuhkan GPU Nvidia diskrit.

Kekhawatiran Masalah Pasokan yang Lebih Luas

Penundaan ini memicu kekhawatiran akan potensi masalah rantai pasokan yang lebih luas. Menurut Mureks, pembicaraan dengan perusahaan lain yang juga mengumumkan laptop dengan chip Intel Core Ultra Series 3 mengindikasikan adanya “kekhawatiran mulai muncul” ketika chip dengan kode ‘X’ disebutkan.

Hal ini mengindikasikan bahwa permintaan untuk chip Intel Panther Lake yang sangat bertenaga ini mungkin melebihi pasokan yang tersedia. Meskipun untuk kasus Asus ROG Zephyrus G14 ini hanya berujung pada penundaan, situasi ini bisa menjadi indikator tantangan produksi yang lebih besar di industri.

Meskipun demikian, performa dan efisiensi daya yang ditawarkan chip Panther Lake ini sangat menjanjikan. Dengan keseimbangan antara frame rate dan efisiensi daya, laptop ini berpotensi besar masuk dalam daftar laptop gaming terbaik. Publik kini menantikan realisasi peluncuran Zephyrus G14 ini di masa mendatang.

Mureks