Arsenal kembali membangkitkan asa untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim ini, mengingatkan para penggemar pada skuad legendaris ‘Invincibles’ yang tak terkalahkan pada musim 2003/04. Kemenangan dramatis atas Bournemouth 3-2 pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB, memperkokoh posisi The Gunners di puncak klasemen.
Arsenal Arteta Ungguli Rekor Invincibles di Paruh Musim
Tim asuhan Mikel Arteta kini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Aston Villa yang berada di posisi kedua. Performa impresif ini sontak memicu perbandingan dengan tim Arsenal yang menjuarai Premier League tanpa terkalahkan pada musim 2003/04.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Menariknya, statistik menunjukkan keunggulan skuad Arteta saat ini. Pada titik yang sama di musim tersebut, Arsenal memiliki dua poin lebih banyak dibandingkan tim ‘Invincibles’ 2003/04. Mereka juga berhasil mencetak empat gol lebih banyak dan hanya kebobolan satu gol lebih banyak. Mureks mencatat bahwa, perbandingan ini memberikan gambaran awal tentang potensi besar tim.
Namun, jalan menuju pencapaian bersejarah seperti musim 2003/04 masih sangat panjang. Arsenal perlu mempertahankan konsistensi performa tinggi, meraih 42 poin lagi dalam 18 pertandingan tersisa, serta menjaga pertahanan yang solid jika ingin mendekati prestasi tim Arsene Wenger kala itu.
Setelah kemenangan melawan Bournemouth, gelandang Declan Rice menekankan pentingnya tiga poin di tengah jadwal pertandingan yang padat. Memenangkan pertandingan menjelang Natal dan awal tahun baru dipandang sebagai faktor kunci untuk memberikan Arsenal keuntungan signifikan dalam persaingan perebutan gelar jangka panjang.
Ujian Berat Menanti: Menjamu Liverpool di Emirates
Arsenal akan menghadapi tantangan besar pada Kamis (9/1/2026) saat menjamu juara bertahan Liverpool di Stadion Emirates dalam pertandingan putaran ke-21 Liga Inggris. Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim: Arsenal ingin memperkokoh posisi di puncak, sementara Liverpool berusaha menjaga sisa-sisa harapan dalam persaingan gelar.
Memasuki tahun baru dengan semangat tinggi, skuad asuhan Mikel Arteta tampil perkasa di pekan ke-20. Meski sempat tertinggal dari Bournemouth akibat blunder Gabriel Magalhaes, Arsenal berhasil melakukan comeback dramatis 3-2 berkat dua gol Declan Rice. Kemenangan ini, ditambah hasil imbang Manchester City, membuat The Gunners kini unggul enam poin di puncak klasemen.
Kekuatan Arsenal di kandang musim ini sangat mengerikan. Mereka memenangkan 14 dari 15 laga di Emirates di semua kompetisi, termasuk 12 kemenangan beruntun. Jika berhasil mengalahkan Liverpool, Arsenal akan mencatatkan sejarah baru dengan mengalahkan juara bertahan di kandang dalam tiga musim berturut-turut—sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada awal 1960-an.
Kondisi kontras dialami Liverpool. Skuad asuhan Arne Slot datang dengan modal kurang meyakinkan setelah ditahan imbang berturut-turut oleh Leeds United dan Fulham. Hasil 2-2 melawan Fulham pekan lalu terasa sangat menyakitkan karena gol penyeimbang lawan tercipta di menit-menit akhir pertandingan.
Meski Liverpool menang 1-0 atas Arsenal pada pertemuan pertama di Anfield Agustus lalu, rekor tandang mereka ke Emirates belakangan ini kurang memuaskan. Jika kalah dalam laga ini, Liverpool akan tertinggal 17 poin dari Arsenal, sebuah selisih yang hampir mustahil dikejar untuk mempertahankan gelar juara. Pantauan Mureks menunjukkan bahwa laga ini akan menjadi penentu arah bagi kedua tim di sisa musim.






