Tren

AC Milan Bidik Puncak Klasemen Liga Italia, Hadapi Cagliari di Laga Pembuka 2026

Pertarungan sengit akan tersaji di Sardinia saat Cagliari menjamu AC Milan dalam laga pembuka Serie A tahun 2026. Duel yang dijadwalkan pada Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB ini menjadi krusial bagi kedua tim dengan ambisi yang berbeda.

Ambisi Kudeta Puncak Klasemen dan Tren Positif Milan

AC Milan datang dengan misi besar untuk mengkudeta puncak klasemen Liga Italia. Kemenangan di laga ini akan membawa mereka menyalip rival sekota, Inter Milan, yang saat ini berada di posisi teratas. Pasukan Massimiliano Allegri sedang dalam performa puncak, tercatat belum terkalahkan di kasta tertinggi Italia sejak akhir Agustus 2025.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Meski sempat terpeleset di ajang Supercoppa Italiana usai kalah dari Napoli, Rossoneri langsung bangkit di laga penutup tahun 2025. Christian Pulisic dan Christopher Nkunku menjadi pahlawan saat menghajar Hellas Verona, dengan Nkunku akhirnya pecah telur mencetak gol perdana di Serie A. Kemenangan tersebut menjaga asa Milan dalam perburuan Scudetto yang sangat ketat, di mana hanya empat poin yang memisahkan lima tim teratas saat ini. Allegri kini menargetkan kemenangan keempat dari lima laga liga terakhir. Menurut pantauan Mureks, konsistensi ini menjadi modal penting bagi Milan untuk terus menempel Inter di puncak.

Cagliari Pincang, Berjuang Jauh dari Zona Degradasi

Di sisi lain, Cagliari bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh, terutama saat bermain di kandang sendiri. Tuan rumah siap memberikan perlawanan sengit demi menjauh dari zona degradasi. Pelatih Fabio Pisacane, yang baru saja membawa timnya menang dramatis lawan Torino berkat gol Semih Kilicsoy, menghadapi ujian berat.

Skuad Rossoblu harus tampil pincang di laga krusial ini. Penyerang andalan Zito Luvumbo harus absen karena membela Angola di Piala Afrika. Daftar cedera tuan rumah juga semakin panjang, dengan Michael Folorunsho menepi beberapa pekan usai menjalani operasi lutut. Nama-nama seperti Andrea Belotti dan Ze Pedro juga dipastikan absen, memaksa Pisacane memutar otak untuk meracik strategi terbaik dengan skuad tersisa. Mureks mencatat bahwa absennya beberapa pilar kunci ini akan sangat memengaruhi kekuatan lini serang Cagliari.

Reuni Allegri dan Dominasi Milan dalam Rekor Pertemuan

Laga ini akan menjadi momen reuni bagi Massimiliano Allegri, yang pernah menukangi Cagliari pada periode 2008 hingga 2010 sebelum hengkang ke San Siro. Sejarah pertemuan juga sangat memihak kepada tim tamu. Milan tidak terkalahkan dalam 14 pertemuan terakhir melawan Cagliari di Serie A.

Terakhir kali Cagliari bisa mengalahkan Milan terjadi pada Mei 2017 silam, kala itu gol telat Fabio Pisacane menjadi penentu kemenangan tuan rumah. Meski begitu, Milan harus waspada dengan kenangan musim lalu, di mana Cagliari sempat menahan imbang Rossoneri 3-3 berkat dua gol Gabriele Zappa.

Leao Kembali, Nkunku dan Pulisic Jadi Tumpuan Milan

Kabar baik menghampiri ruang ganti Milan jelang laga ini, dengan penyerang andalan Rafael Leao sudah kembali berlatih penuh usai cedera. Meski demikian, duet Pulisic dan Nkunku diprediksi tetap jadi pilihan utama. Allegri kemungkinan besar masih mengandalkan formasi 3-5-2 favoritnya.

Di lini tengah, sosok veteran Luka Modric akan menjadi jenderal lapangan, dengan ketenangannya sangat dibutuhkan untuk mendikte permainan di Sardinia. Pertahanan Milan yang digalang Mike Maignan juga sedang solid, mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 15 laga liga terakhir.

Perkiraan Susunan Pemain

Cagliari (3-5-2)AC Milan (3-5-2)
CaprileMaignan
ZappaTomori
MinaDe Winter
LupertoPavlovic
PalestraSaelemaekers
AdopoLoftus-Cheek
DeiolaModric
PratiRabiot
IdrissiBartesaghi
EspositoPulisic
KilicsoyNkunku

Prediksi Skor

Pertahanan disiplin Milan diprediksi mampu meredam serangan tuan rumah yang pincang. Kualitas individu Nkunku dan Pulisic bakal menjadi pembeda untuk membawa Rossoneri ke puncak klasemen Liga Italia di awal tahun.

Prediksi Skor: Cagliari 1-2 AC Milan

Mureks