Karier sebagai pelatih sepak bola kerap disebut sebagai salah satu profesi paling tidak stabil. Tekanan tinggi dari klub, media, dan penggemar membuat posisi juru taktik sangat rentan, terutama saat hasil di lapangan tidak sesuai ekspektasi.
Musim kompetisi Eropa 2025/2026 yang baru berjalan beberapa bulan telah menyaksikan gelombang pemecatan pelatih di lima liga top. Mureks mencatat bahwa total 21 pelatih telah kehilangan pekerjaan mereka, baik karena dipecat maupun memilih mundur, mencerminkan semakin tipisnya kesabaran manajemen klub.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Premier League
Liga Primer Inggris menjadi salah satu arena dengan perputaran pelatih yang cepat. Sejumlah nama besar telah terdepak dari kursi kepelatihan di tengah musim:
- Nuno Espirito Santo (Nottingham Forest)
- Graham Potter (West Ham)
- Ange Postecoglou (Nottingham Forest)
- Vitor Pereira (Wolves)
- Enzo Maresca (Chelsea)
La Liga
Di Spanyol, La Liga juga tidak luput dari fenomena pergantian pelatih. Beberapa klub telah mengambil keputusan drastis untuk mengubah arah tim:
- Veljko Paunovic (Real Oviedo)
- Julian Calero (Levante)
- Sergio Francisco (Real Sociedad)
- Luis Carrion (Oviedo)
Serie A
Kompetisi Serie A Italia juga mencatatkan sejumlah pelatih yang harus angkat kaki sebelum musim berakhir:
- Igor Tudor (Juventus)
- Patrick Vieira (Genoa)
- Stefano Pioli (Fiorentina)
- Ivan Juric (Atalanta)
Bundesliga
Di Jerman, Bundesliga turut merasakan dampak dari tuntutan performa yang tinggi. Beberapa pelatih telah diberhentikan dari tugasnya:
- Erik ten Hag (Bayer Leverkusen)
- Gerardo Seoane (Borussia Monchengladbach)
- Paul Simonis (Wolfsburg)
- Sandro Wagner (Augsburg)
- Bo Henriksen (Mainz)
Ligue 1
Liga Prancis, Ligue 1, juga tidak ketinggalan dalam daftar pergantian pelatih di musim 2025/2026 ini:
- Adi Hutter (Monaco)
- Luis Castro (Nantes)
- Franck Haise (Nice)
Perubahan di kursi kepelatihan ini seringkali berdampak besar pada dinamika tim, baik di dalam maupun di luar lapangan, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap sepak bola modern.





