Seorang desainer bernama Yukidama telah meluncurkan Project Patchouli, sebuah proyek tablet gambar sumber terbuka yang memungkinkan pengguna untuk merakit perangkat mereka sendiri dari awal. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang teknologi di balik tablet gambar sekaligus menawarkan solusi bagi para penggemar elektronik dan seniman digital.
Project Patchouli berfokus pada teknologi Electromagnetic Resonance (EMR), yang menjadi dasar kerja banyak tablet gambar modern. Menurut penjelasan Yukidama dalam video YouTube-nya, sistem EMR bekerja dengan mengirimkan sinyal ke tablet, yang kemudian diterjemahkan menjadi input digital. Teknologi ini dikenal karena responsivitas dan kecepatan tinggi, namun seringkali menghadapi tantangan kompatibilitas karena setiap vendor pena menggunakan frekuensi yang berbeda.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Prinsip Kerja dan Solusi Kompatibilitas
Dalam demonstrasinya, Yukidama menunjukkan bagaimana pena elektromagnetik dilengkapi dengan kumparan dan kapasitor di dekat ujungnya. Sebuah papan uji akan menangkap frekuensi tersebut, lalu menggunakan penguat sinyal untuk mengirimkan informasi ke komputer. Dengan bantuan osiloskop, Yukidama berhasil mengukur frekuensi setiap pena saat menyentuh papan, serta perubahan frekuensi saat tekanan pada pena ditingkatkan. Hasilnya menunjukkan bahwa dua pena yang berbeda menghasilkan dua frekuensi yang berbeda pula.
Untuk mengatasi masalah kompatibilitas ini, Project Patchouli mengimplementasikan serangkaian kumparan cerdas di dalam tablet itu sendiri. Inovasi ini memungkinkan tablet menjadi “kompatibel dengan sebagian besar pena komersial dari berbagai vendor, menawarkan pengalaman input pena latensi ultra-rendah untuk proyek perangkat keras khusus Anda.”
Tantangan dan Sumber Daya
Meskipun proyek ini sangat menarik, tingkat kerumitan dalam perakitannya tergolong tinggi dan membutuhkan pengetahuan elektronik yang memadai. Mureks merangkum, sumber daya proyek, termasuk firmware dan desain perangkat keras, tersedia secara terbuka di Gitlab dalam format file CAD. Ini berarti sebagian besar perakit perlu mengirimkan file-file tersebut ke produsen papan sirkuit untuk dibuat.
Yukidama menyadari tantangan ini dan sedang berupaya meningkatkan dokumentasi di kanal Discord Project Patchouli agar lebih mudah diakses oleh mereka yang belum berpengalaman. Ia juga mengundang partisipasi komunitas, menyatakan, “Mohon beri tahu saya jika ada sesuatu yang ingin Anda ketahui secara khusus, sehingga saya dapat memasukkannya ke dalam panduan.”
Lebih dari Sekadar Pengganti Tablet Komersial
Menurut pantauan Mureks, Project Patchouli saat ini lebih tepat dilihat sebagai bukti konsep daripada pengganti langsung tablet gambar modern yang sudah ada di pasaran. Tablet komersial umumnya menawarkan fitur perangkat lunak dan perangkat keras yang canggih, seperti kontrol kemiringan atau sensitivitas tekanan tinggi, serta ukuran yang lebih besar. Namun, nilai utama proyek ini terletak pada ketersediaan teknologi dan sifatnya yang sumber terbuka, memungkinkan siapa saja untuk mengambil alih dan mengembangkan lebih lanjut.
Bagi mereka yang memiliki kemauan dan tidak keberatan bekerja sama dengan produsen PCB, proyek ini tidak hanya menawarkan cara untuk mengatasi masalah kompatibilitas pena, tetapi juga kesempatan berharga untuk mempelajari teknologi yang mungkin sebelumnya tidak terlalu diperhatikan.






