Teknologi

Xiaomi Pecat Karyawan dan Sita Bonus Petinggi Usai Kontroversi Kemitraan KOL yang Lukai Pengguna Setia

Produsen teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, mengambil langkah drastis dengan memecat sejumlah karyawan dan menyita bonus pejabat tingkat atas, termasuk Chief Marketing Officer (CMO) perusahaan. Tindakan tegas ini menyusul kontroversi kemitraan dengan seorang Key Opinion Leader (KOL) yang dinilai melanggar prinsip perusahaan dan melukai perasaan pengguna setia.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis juru bicara perusahaan pada Jumat, 9 Januari 2026, Xiaomi mengakui insiden kemitraan tersebut “secara serius melanggar prinsip-prinsip perusahaan” dan “melukai perasaan” pengguna loyal mereka. Kontroversi ini memicu reaksi keras dari komunitas pengguna Xiaomi.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Investigasi Cepat dan Sanksi Tegas

Menanggapi kegaduhan publik, Xiaomi segera membentuk tim investigasi khusus yang dipimpin oleh Xu Jieyun, General Manager departemen Hubungan Masyarakat. Sebagai langkah awal, perusahaan telah menghentikan seluruh interaksi dan kerja sama dengan influencer (KOL) yang bersangkutan.

Manajemen Xiaomi menegaskan memiliki kebijakan “toleransi nol” terhadap pelanggaran etika perusahaan dalam situasi semacam ini. Menurut catatan Mureks, laporan investigasi merinci sejumlah sanksi yang telah dijatuhkan:

  • Individu yang terlibat langsung dalam pengelolaan kemitraan tersebut telah diberhentikan dari layanan.
  • Xu Fei, Wakil Presiden Grup dan CMO Grup, serta General Manager Hubungan Masyarakat, dianggap bertanggung jawab atas “kelalaian tugas manajemen.” Oleh karena itu, bonus mereka untuk tahun 2025 disita sepenuhnya.

Permohonan Maaf kepada “Mi Fans”

Pernyataan resmi Xiaomi juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada “teman-teman Mi Noodle,” yang merupakan terjemahan langsung dari “Mi Fen” atau “Mi Fans.” Dalam budaya Tiongkok, “Mi Fen” merujuk pada “mie beras” dan menjadi julukan akrab bagi para penggemar Xiaomi.

Xiaomi mengutip, “Seperti yang kita ketahui bersama, semua kesuksesan yang dialami Xiaomi saat ini adalah berkat dukungan yang kami dapatkan dari teman-teman Mi Fan (Mi Noodle) kami.” Pernyataan ini menekankan pentingnya komunitas pengguna bagi perusahaan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mendengarkan umpan balik dari komunitasnya. Dengan menjatuhkan sanksi finansial kepada seorang Wakil Presiden dan CMO, perusahaan mengirimkan pesan bahwa reputasi merek dan loyalitas pengguna lebih diutamakan daripada tujuan pemasaran semata.

Mureks