Sabtu, 03 Januari 2026 – Wardatina Mawa, yang tengah menghadapi masalah rumah tangga dengan Insanul Fahmi, mendapat dukungan moral dari orang-orang terdekatnya. Salah satu sosok yang menjadi tempat curhat Mawa adalah Umi Pipik, istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori.
Umi Pipik menceritakan bagaimana Mawa tetap teguh pada prinsipnya untuk memakai cadar, meskipun banyak tawaran pekerjaan sebagai brand ambassador datang menghampirinya. Menurut Umi Pipik, istri Insanul Fahmi itu tetap istikamah dengan cadarnya, bahkan ketika tawaran datang dari merek kecantikan ternama.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Keteguhan Wardatina Mawa di Tengah Tawaran Brand Ambassador
“Alhamdulillah dia mungkin lebih paham, lebih taat agama, lebih religius. Jadi dia pun juga banyak fokus, banyak yang mau menjadikan dia Brand Ambassador,” kata Umi Pipik saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/1/2026).
Umi Pipik menegaskan bahwa Mawa dengan tegas menolak setiap tawaran yang mengharuskannya membuka cadar. “Gak ada buka cadar. Alhamdulillah tanpa buka cadar, dia banyak tawaran. Bahkan satu kosmetik ada kalau gak salah tuh dokter siapa gitu, dia meminta jadi BA tanpa membuka cadar,” terang Umi Pipik.
Mureks mencatat bahwa keteguhan Mawa ini menunjukkan komitmennya terhadap keyakinan pribadi di tengah industri hiburan yang seringkali menuntut adaptasi penampilan.
Nasihat Menguatkan dari Umi Pipik
Sebagai sosok yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri, Umi Pipik memberikan pesan menyentuh untuk menguatkan hati Mawa. Umi Pipik juga membatasi diri untuk tidak mencampuri urusan pribadi Mawa yang lebih personal, seperti soal pernikahannya dengan Insanul Fahmi.
“Saya bilang sama Mawa, ‘Satu orang yang melukaimu, seribu orang akan ada yang menyembuhkan lukamu, menyayangimu. Satu orang yang meninggalkanmu, ada Allah yang tidak pernah meninggalkanmu. Rezeki insyaallah akan mengalir terus’,” ujar Umi Pipik, memberikan semangat.
Dukungan dan nasihat dari Umi Pipik diharapkan dapat menjadi penguat bagi Wardatina Mawa dalam menghadapi berbagai tantangan hidupnya.






