Sholat Subuh merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Muslim. Dalam pelaksanaannya, terdapat bacaan doa qunut yang kerap diamalkan setelah i’tidal pada rakaat kedua. Namun, bagaimana jika seorang muslim lupa membaca doa qunut Subuh? Apakah sholatnya tetap sah?
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan umat Islam, mengingat adanya perbedaan pandangan di antara mazhab-mazhab besar dalam Islam. Untuk menjawabnya, penting untuk memahami dalil dan pendapat ulama terkait hukum doa qunut Subuh.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Hukum Sholat Subuh Tanpa Qunut: Tetap Sah?
Doa qunut Subuh memiliki dasar dari hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, yang menyatakan, "Rasulullah senantiasa membaca qunut ketika salat Subuh hingga beliau wafat." (HR Ahmad). Hadits ini menjadi salah satu rujukan utama bagi mazhab yang menyunnahkan qunut.
Dilansir dari buku Fiqih Shalat Terlengkap karya Abu Abbas Zain Musthofa Al-Basuruwani, terdapat perbedaan hukum terkait pembacaan doa qunut Subuh. Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad berpendapat bahwa doa qunut tidak disunnahkan, sementara Imam Malik dan Imam Syafi’i berpandangan bahwa qunut Subuh sunnah dibaca. Menurut Mureks, perbedaan pandangan ini menunjukkan kekayaan interpretasi dalam fiqih Islam.
Meskipun demikian, mayoritas ulama sepakat bahwa sholat Subuh seseorang tetap sah walau tidak membaca doa qunut. Hal ini didasarkan pada hukum sunnah yang melekat pada bacaan qunut menurut mazhab Maliki dan Syafi’i. Artinya, meninggalkan amalan sunnah tidak membatalkan sholat.
Namun, mengacu pada pendapat ulama Syafi’iyyah, muslim disunnahkan untuk melakukan sujud sahwi jika tidak membaca doa qunut ketika sholat Subuh. Sujud sahwi dilakukan untuk menutupi kekurangan atau kelupaan dalam sholat.
Buya Yahya, dalam salah satu ceramahnya yang diunggah di kanal YouTube Al Bahjah TV, turut menegaskan keabsahan sholat Subuh tanpa qunut. "Yang tidak qunut pun sah sholatnya," katanya, sebagaimana dikutip tim redaksi Mureks.
Senada dengan itu, Samit Al Qarni dalam buku Dahsyatnya Shalat Subuh juga menyebutkan bahwa sholat Subuh seseorang tetap sah meskipun tidak membaca doa qunut.
Bacaan Doa Qunut Subuh: Arab, Latin, dan Arti
Bagi yang ingin mengamalkan atau menghafal, berikut adalah bacaan doa qunut Subuh dalam versi pendek dan panjang:
1. Doa Qunut Subuh Versi Pendek
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ .
Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalits.
Artinya: "Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi."
2. Doa Qunut Subuh Versi Panjang
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّي وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَ سَلَّم
Allaahummahdinii fiiman hadaita, wa ‘aafinii fiman ‘aafaita, wa tawallanii fii man tawallaita, wa baarik lii fiimaa a’thaita, wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaita fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaika, wa innahu laa yadzillu man waalaita, wa laa ya’izzu man ‘adaita, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhaita, astahgfiruka wa atuubu ilaika, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin-nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa alihi wa shahbihi wasallama.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah aku petunjuk seperti orang-orang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan, seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Limpahkanlah keberkahan kepada apa saja yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dengan kasih sayang-Mu dari segala keburukan apa-apa yang telah Engkau putuskan (tetapkan), karena sesungguhnya Engkau-lah yang memberikan ketentuan dan tidak ada yang bisa memberikan ketentuan (keputusan) atas diri-Mu. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau berikan kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang telah Engkau musuhi, Maha Berkah lah Engkau dan Maha Luhur lah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan (sholawat) atas diri junjungan kami. Nabi Muhammad, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya."
Pengganti Doa Qunut Subuh Jika Tidak Hafal
Bagi muslim yang tidak hafal doa qunut Subuh, masih ada alternatif bacaan yang bisa diamalkan. Masih dari sumber yang sama, muslim dapat membaca surah Al Baqarah ayat 201. Allah SWT berfirman:
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanataw wa fil-ākhirati ḥasanataw wa qinā ‘ażāban-nār.
Artinya: "Ya Allah, berilah kami kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa api neraka."






