Tren

Tujuh Personel Delta Force AS Terluka dalam Operasi Penangkapan Maduro di Venezuela

WASHINGTON DC – Tujuh personel militer Amerika Serikat dilaporkan terluka dalam sebuah operasi rahasia di Venezuela yang bertujuan menangkap Presiden Nicolás Maduro. Seorang pejabat pemerintah AS mengonfirmasi insiden ini pada Selasa (6/1) waktu setempat.

Menurut laporan Fox News, dari tujuh personel yang terluka, lima di antaranya telah kembali bertugas, sementara dua lainnya masih dalam masa pemulihan. Pejabat tersebut menyatakan, “Mereka menerima perawatan medis yang sangat baik dan sedang dalam proses pemulihan.” Ia menambahkan, “Fakta bahwa misi yang sangat kompleks dan melelahkan ini berhasil dilaksanakan dengan sedikit cedera merupakan bukti keahlian para prajurit gabungan kita.”

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Operasi Absolute Resolve: Misi Penangkapan Maduro

Misi penangkapan ini, yang dikenal dengan nama Operasi Absolute Resolve, dipimpin oleh unit operasi khusus elit Angkatan Darat AS, Delta Force. Pada hari Sabtu, anggota militer AS mendarat di Caracas, Venezuela, sebagai bagian dari misi rahasia untuk menyerang wilayah Venezuela dan menangkap Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.

Dalam operasi tersebut, Mureks mencatat bahwa 24 petugas keamanan Venezuela tewas. Selain itu, 32 perwira militer dan polisi Kuba, yang bertanggung jawab menjaga Maduro, juga dilaporkan tewas. Pihak berwenang Venezuela mengklaim adanya korban sipil dalam operasi ini, namun klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump memerintahkan “misi penangkapan” pada Jumat malam. Operasi ini melibatkan sekitar 150 pesawat, termasuk pesawat pembom B-1 Lancer dan helikopter, yang diberangkatkan dari 20 pangkalan militer.

Petugas intelijen AS telah melacak keberadaan Maduro selama berbulan-bulan sebelum operasi ini diluncurkan. Misi yang dimulai pukul 02.10 waktu setempat dan berlangsung sekitar dua setengah jam ini juga mengalami insiden, di mana satu helikopter terkena serangan namun masih mampu terbang.

Bersamaan dengan operasi militer, serangan siber AS juga dilancarkan, melumpuhkan sebagian besar Caracas dan memutus jalur komunikasinya. Setelah berhasil ditangkap, Maduro dan istrinya diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan federal terkait perdagangan narkoba dan terorisme narkoba.

Mureks