Petinju legendaris Terence Crawford membuat pengakuan mengejutkan terkait perjalanan karier profesionalnya. Setelah resmi mengumumkan pensiun pada usia 38 tahun, Crawford menyebut kelas menengah super 168 pound sebagai bobot bertarung paling nyaman yang pernah ia rasakan.
Pernyataan ini diungkapkan Crawford dalam perbincangan dengan streamer ternama Adin Ross. “168,” kata Crawford singkat. “Pasti 168.” Pengakuan ini cukup menarik, mengingat Crawford memulai karier profesionalnya di kelas ringan 135 pound dan belum pernah bertarung di atas 154 pound sebelum menghadapi Saul “Canelo” Alvarez.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Sebelumnya, niat Crawford untuk naik ke kelas 168 pound demi menantang Canelo Alvarez sempat memicu keraguan. Banyak pihak menilai langkah tersebut terlalu nekat, mengingat perbedaan ukuran tubuh dan kekuatan yang signifikan. Namun, keraguan itu terjawab tuntas pada 13 September lalu.
Dalam pertarungan tersebut, Terence Crawford tampil luar biasa dan sukses menaklukkan petinju yang lebih besar secara meyakinkan melalui kemenangan mutlak. Penampilan ini tidak hanya menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya, tetapi juga membuktikan kemampuannya beradaptasi di level tertinggi, bahkan di kelas yang sebelumnya dianggap di luar jangkauannya.
Mureks mencatat bahwa perjalanan Crawford dari kelas ringan 135 pound hingga menjadi juara dunia di lima divisi berbeda, serta tiga kali menyandang status juara tak terbantahkan, adalah bukti adaptasi luar biasa. Ia merefleksikan betapa beratnya perjuangan menurunkan berat badan di masa awal kariernya.
“Dulu saya memang lebih kecil, tapi saya benar-benar menyiksa diri sendiri untuk mencapai berat itu,” ujarnya saat mengenang masa bertarung di 135 pound. Menurutnya, situasi serupa juga terjadi ketika ia berlaga di kelas 140 pound.
Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, Terence Crawford merasa tubuhnya justru tampil lebih optimal di kelas yang lebih tinggi. Kekuatan, stamina, dan kenyamanan bertarungnya seolah berada pada titik terbaik di 168 pound. Hal ini menjadi penutup yang menarik bagi karier legendaris seorang petinju yang dikenal karena kecerdasan, teknik, dan kemampuan adaptasi luar biasa di atas ring.






