Teknologi

Studio Neon Giant Resmi Umumkan ‘No Law’, Game Shooter Cyberpunk dengan Pilihan Pemain Krusial

Studio pengembang asal Swedia, Neon Giant, secara resmi memperkenalkan game terbarunya berjudul No Law dalam ajang The Game Awards. Gim bergenre single-player first-person shooter (FPS) ini dikembangkan oleh tim kecil beranggotakan sekitar 24 orang, yang sebelumnya dikenal lewat karya mereka, The Ascent.

Neon Giant mengusung pendekatan “cyber-noire” untuk No Law, dengan fokus utama pada narasi mendalam dan pilihan pemain ala immersive sim. Pemain akan memerankan Grey Harker, seorang mantan personel militer yang berupaya meninggalkan masa lalunya. Namun, ketika usahanya gagal, Harker terpaksa kembali memanfaatkan pelatihan operasi hitam dan teknologi sibernetik untuk bertahan hidup di Port Desire, sebuah kota pelabuhan yang nyaris tanpa aturan.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Langkah Penting dan Reaktivitas Dunia

Managing Director Neon Giant, Claës af Burén, menyatakan bahwa No Law merupakan langkah krusial bagi studio mereka. “No Law mewakili langkah berikutnya bagi kami sebagai studio. Dengan The Ascent, kami membangun fondasi kuat dalam worldbuilding, sistem, dan penceritaan. Proyek baru ini mengambil semua pelajaran itu dan menerapkannya pada pengalaman yang sepenuhnya berbeda, lebih besar, lebih reaktif, dan lebih personal,” ujarnya, seperti dikutip dari Polygon pada Rabu, 7 Januari 2026.

Mureks mencatat bahwa pendekatan “cyber-noire” yang diusung Neon Giant ini menjanjikan pengalaman yang lebih gelap namun tetap kaya akan pilihan moral. Studio ini menekankan reaktivitas dunia terhadap setiap keputusan pemain. Pendekatan yang diambil, baik itu sembunyi-sembunyi (stealth) maupun pertempuran terbuka, akan secara signifikan memengaruhi jalannya cerita dan konsekuensi yang muncul.

Perbandingan dengan Deus Ex dan Inspirasi Unik

Para direktur kreatif, Arcade Berg dan Tor Frick, mengakui adanya perbandingan yang tak terhindarkan dengan gim populer seperti Deus Ex dan Cyberpunk 2077. Namun, mereka menegaskan bahwa No Law tetap berupaya memiliki identitasnya sendiri.

“Kami penggemar berat Deus Ex, terutama yang orisinal, dan genre immersive sim. Kami ingin membuat sesuatu yang baru dan unik, dengan narasi nonlinier dan dunia yang merespons tindakan pemain,” kata Berg. Frick menambahkan, “Penggemar game-game itu seharusnya bisa menikmati No Law. Namun kami juga ingin menjangkau pemain yang lebih luas, termasuk mereka yang menyukai shooter single-player yang lebih linear.”

Meskipun berlatar di dunia yang keras dan brutal, Neon Giant memastikan bahwa No Law tidak sepenuhnya bernuansa grim-dark. “Kami tidak ingin membuat sesuatu yang sepenuhnya suram. Dunia ini memang keras, tapi kekerasan juga disajikan sebagai tontonan,” jelas Berg. Ia juga menyebutkan bahwa inspirasi untuk gim ini datang dari film-film klasik seperti RoboCop, The Running Man, dan Judge Dredd, dengan sentuhan kemanusiaan yang terinspirasi dari karya-karya Studio Ghibli.

Saat ini, No Law masih dalam tahap pengembangan untuk platform PlayStation 5, PC, dan Xbox Series X. Neon Giant belum mengumumkan jadwal rilis resmi untuk gim yang sangat dinantikan ini.

Mureks