Hapware, sebuah startup teknologi, memperkenalkan Aleye, gelang haptik inovatif yang berpasangan dengan kacamata pintar Ray-Ban Meta. Perangkat ini dirancang untuk membuka level komunikasi baru bagi individu tunanetra, low vision, atau neurodivergen, dengan menerjemahkan ekspresi wajah dan isyarat nonverbal menjadi pola getaran yang dapat dirasakan.
Peluncuran Aleye terjadi hanya beberapa bulan setelah Meta mengumumkan pembukaan platform kacamata pintarnya untuk pengembang pihak ketiga. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana teknologi wearable dapat dimanfaatkan untuk fitur aksesibilitas yang menarik.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Bagaimana Aleye Bekerja?
Aleye adalah gelang yang ukurannya sedikit lebih besar dari Apple Watch standar. Perangkat ini bekerja dengan mengubah ekspresi wajah dan gestur lawan bicara menjadi pola getaran spesifik di pergelangan tangan pengguna. Sistem ini memanfaatkan kemampuan computer vision dari kacamata Ray-Ban Meta untuk mengalirkan video percakapan ke aplikasi pendamping. Selanjutnya, algoritma khusus dalam aplikasi mendeteksi ekspresi wajah dan gestur tersebut.
Pengguna dapat menyesuaikan ekspresi dan gestur mana yang ingin mereka deteksi melalui aplikasi. Aplikasi ini juga menyediakan modul pembelajaran untuk membedakan berbagai pola getaran. CEO Hapware, Jack Walters, mengungkapkan bahwa dalam pengujian awal, pengguna mampu mempelajari beberapa pola dalam hitungan menit. “Jaw drop might feel like a jaw drop, a wave feels more like a side to side haptics,” jelas Walters, menekankan desain yang intuitif.
Perbandingan dengan Fitur Aksesibilitas Meta AI
Selain getaran, aplikasi Aleye juga dapat menggunakan Meta AI untuk memberikan isyarat vokal tentang ekspresi seseorang. Namun, Dr. Bryan Duarte, CTO Hapware yang tunanetra sejak usia 18 tahun akibat kecelakaan sepeda motor, menyebut fitur vokal ini bisa sedikit mengganggu. Mureks mencatat bahwa preferensi Dr. Duarte menunjukkan pentingnya solusi yang tidak hanya informatif tetapi juga tidak mengganggu pengalaman pengguna.
Dr. Duarte juga membandingkan Aleye dengan fitur aksesibilitas Meta AI lainnya seperti Live AI. “It will only tell me there’s a person in front of me,” terang Duarte. “It won’t tell me if you’re smiling. You have you to prompt it every time, it won’t just tell you stuff.” Hal ini menyoroti keunggulan Aleye dalam memberikan informasi nonverbal secara lebih proaktif dan detail.
Ketersediaan dan Harga
Hapware telah membuka pre-order untuk Aleye. Gelang ini dibanderol mulai dari $359 (sekitar Rp 5,5 juta) untuk perangkat saja, atau $637 (sekitar Rp 9,8 juta) termasuk langganan aplikasi selama setahun. Langganan aplikasi bersifat wajib dan jika dibeli terpisah akan dikenakan biaya $29 (sekitar Rp 450 ribu) per bulan. Penting untuk dicatat, harga tersebut belum termasuk kacamata Ray-Ban Meta, meskipun Meta sendiri juga terus mengembangkan berbagai fitur aksesibilitas untuk perangkatnya.
Referensi penulisan: www.engadget.com






