Sergio Ramos dilaporkan menjadi penghalang utama bagi grup investor asal Amerika Serikat (AS) yang tengah berupaya mengakuisisi saham klub La Liga Spanyol, Sevilla. Mantan bek Real Madrid itu disebut telah merusak proses penawaran yang diajukan oleh pengusaha Paman Sam tersebut.
Menurut laporan dari Cope pada Jumat (2/1), upaya akuisisi oleh grup investor AS tersebut telah menemui kegagalan. Dalam beberapa jam terakhir, tawaran yang diajukan oleh pihak AS justru mengalami penurunan signifikan.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Mengutip Muchodeporte yang dilansir dari Diario AS, pihak investor AS kini tidak lagi menunjukkan keseriusan dalam proses akuisisi Sevilla. Tawaran awal yang diajukan oleh pengusaha AS melalui Antonio Lappi dan Fede Quintero, yang semula berada di angka €3.400 (setara Rp66 juta) per saham, kini telah merosot menjadi hanya €2.700 (setara Rp52 juta) per saham. Mureks mencatat bahwa penurunan tawaran ini menjadi indikasi kuat mundurnya minat investor AS.
Di tengah situasi tersebut, Sergio Ramos bersama kelompok investornya muncul dengan tawaran yang lebih tinggi. Meskipun besaran pasti penawaran yang diajukan Ramos belum diketahui publik, langkahnya ini telah secara resmi disampaikan kepada para pemegang saham.
Langkah Strategis Ramos
Cope secara spesifik melaporkan mengenai manuver bisnis Ramos. “Ramos telah mengajukan penawaran resminya dan menyatakan niatnya untuk membeli klub kepada para pemegang saham,” tulis media tersebut. Lebih lanjut, Cope menjelaskan dukungan di balik langkah Ramos: “Ia datang dengan dukungan sekelompok investor berpengaruh yang telah mempercayakan kepadanya tanggung jawab untuk memimpin proyek tersebut.”
Sergio Ramos, yang kini berusia 39 tahun, memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Sevilla. Ia mengawali karier profesionalnya di klub tersebut selama semusim sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid, sebuah kepindahan yang sempat membuatnya dibenci oleh sebagian besar penggemar Sevilla.
Namun, hubungan Ramos dengan para penggemar klub berjuluk Los Sevilistas itu telah membaik secara signifikan. Pada tahun 2023, Ramos kembali membela klub yang membesarkan namanya tersebut. Musim kepulangannya itu dinilai cukup memuaskan para penggemar, memperkuat kembali ikatan antara sang pemain legendaris dan klub lamanya.






