Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan keterbukaan terhadap opsi pelatih perempuan untuk memimpin Tim Nasional Wanita Indonesia, atau yang akrab disapa Garuda Pertiwi. Pernyataan ini disampaikan di tengah sejarah panjang timnas yang selalu dipimpin oleh juru taktik pria.
Exco PSSI untuk sepak bola wanita, Vivin Cahyani, menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup peluang bagi perempuan untuk menukangi skuad yang diperkuat Claudia Scheunemann dan kawan-kawan. “Kita sih open, kalau misalnya ada (calon), tapi so far tuh belum ada,” kata Vivin kepada kumparanBOLANITA melalui sambungan telepon pada Jumat (19/12).
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Sejak era kepelatihan Muhardi (1985-1986), Bambang Nurdiansyah (2010-2011), hingga Akira Higashiyama (2025-kini), kursi pelatih kepala Timnas Wanita Indonesia selalu diduduki oleh pria. Namun, menurut Vivin, PSSI kini tengah mempersiapkan satu nama pelatih wanita yang digadang-gadang menjadi juru taktik masa depan Garuda Pertiwi.
Sosok tersebut adalah Maulina Novryliani, yang lebih dikenal dengan sapaan Coach Cici. Saat ini, Coach Cici menjabat sebagai asisten pelatih Akira Higashiyama. “Kita punya satu stok nih, Coach Cici, yang sebetulnya kita punya harapan yang besar, ya buat Coach Cici untuk bisa step up,” ujar Vivin.
Vivin mengakui bahwa pengalaman kepelatihan Coach Cici masih jauh dari kata cukup. Oleh karena itu, PSSI terus mendorong pengembangan kemampuannya agar “pantas” menjadi pelatih kepala Timnas Wanita Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan “menempelkan” Coach Cici kepada pelatih-pelatih berpengalaman.
“Kita sekarang ini tempelkan terus di Coach Cici kepada Coach Mochi,” jelas Vivin, merujuk pada Satoru Mochizuki, yang pernah menjuarai Piala Dunia Wanita saat menjadi asisten pelatih Timnas Wanita Jepang. Harapannya, Coach Cici dapat menyerap ilmu kepelatihan dari sosok senior tersebut.
Selain pendampingan, Vivin juga menyebutkan bahwa Coach Cici secara aktif diberikan beasiswa untuk mendapatkan lisensi yang diperlukan. “Jadi Coach Cici ini juga bisa jadi instruktur, baru selesai nih sekolahnya kemarin di Doha. Kemudian nanti Februari beliau juga kita berikan beasiswa untuk ambil lisensi A,” paparnya.
Sebagai pemain, Maulina Novryliani memiliki rekam jejak yang cukup mentereng. Ia pernah menjadi pencetak gol terbanyak Piala Menpora 2009 dan membawa timnya juara regional Jakarta di liga futsal wanita 2012. Coach Cici juga beberapa kali membela Garuda Pertiwi, bahkan pernah menjabat sebagai kapten. Tidak hanya di sepak bola, ia juga pernah membela Timnas Futsal Wanita Indonesia.
Dalam karier kepelatihannya, Coach Cici sempat menjadi bagian dari tim pelatih bersama beberapa mantan pelatih Timnas Wanita Indonesia, termasuk Rudy Eka, Satoru Mochizuki, hingga Akira Higashiyama, seperti yang dicatat oleh tim redaksi Mureks.






