Olahraga

Sebelum Niclas Fuellkrug, 5 Bintang Jerman Ini Lebih Dulu Bersinar di AC Milan

AC Milan secara resmi memperkenalkan Niclas Fuellkrug sebagai rekrutan terbarunya pada Januari 2026. Striker berusia 32 tahun ini didatangkan dengan status pinjaman dari West Ham United hingga akhir musim 2025/2026. Kedatangan penyerang asal Jerman ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad dan meningkatkan produktivitas gol Rossoneri yang tengah bersaing ketat memperebutkan titel juara Serie A Italia.

Meskipun AC Milan terbilang jarang merekrut pemain asal Jerman, sejarah mencatat beberapa nama yang sukses menorehkan jejak penting di San Siro. Sebelum Fuellkrug, ada lima pemain Jerman yang pernah membela klub raksasa Italia ini, bahkan beberapa di antaranya berhasil mempersembahkan berbagai gelar juara.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

1. Karl-Heinz Schnellinger: Legenda Abadi di Lini Pertahanan

Karl-Heinz Schnellinger menjadi pemain Jerman pertama yang mengukir namanya di AC Milan. Ia memperkuat I Rossoneri selama sembilan tahun, dari 1965 hingga 1974. Selama pengabdiannya, Schnellinger dikenal sebagai tembok kokoh di barisan belakang, mencatatkan 329 penampilan dengan 3 gol dan 9 assist. Berkat ketangguhannya, AC Milan mampu bersaing di level tertinggi dan meraih delapan trofi bergengsi, termasuk tiga Coppa Italia, dua UEFA Super Cup Winner’s Cup, satu Serie A Italia, satu Liga Champions Eropa, dan satu Intercontinental Cup.

2. Christian Ziege: Kontribusi Singkat Penuh Makna

Setelah kepergian Schnellinger pada 1974, AC Milan cukup lama tidak diperkuat pemain Jerman. Christian Ziege kemudian datang mengisi kekosongan tersebut pada 1997. Meski hanya dua musim (hingga 1999), Ziege menjadi andalan di posisi bek kiri dan gelandang kiri. Ia tampil dalam 47 laga di berbagai ajang, menyumbang 4 gol dan 2 assist. Selama masa singkatnya, Ziege turut berperan penting dalam keberhasilan AC Milan menjuarai Serie A pada musim 1998/1999.

3. Jens Lehmann: Singgah Sebentar di San Siro

Sebelum dikenal luas melalui kiprahnya bersama Arsenal, Jens Lehmann sempat berseragam AC Milan dalam waktu singkat. Ia menjajal karier di luar Jerman untuk pertama kalinya pada musim panas 1997, bergabung dengan AC Milan dari Schalke 04. Namun, kiper ini hanya bertahan enam bulan di San Siro, tampil dalam 6 laga dengan catatan 2 clean sheet dan kebobolan 6 gol. Awalnya menjanjikan, beberapa kesalahan membuatnya kehilangan kepercayaan. Lehmann kemudian memutuskan kembali ke Jerman pada Januari 1998 untuk memperkuat Borussia Dortmund.

4. Oliver Bierhoff: Ujung Tombak Tajam Era Akhir 90-an

Oliver Bierhoff merupakan salah satu penyerang terbaik AC Milan pada era akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Striker kelahiran Karlsruhe ini menjadi sosok penting yang membuat tim kompetitif. Ia dikenal tajam sebagai ujung tombak serangan, membukukan 44 gol dan 25 assist dari 119 pertandingan di seluruh ajang selama tiga musim di San Siro. Bierhoff berperan krusial dalam membantu AC Milan meraih trofi Serie A pada musim 1998/1999.

5. Malick Thiaw: Bek Andalan Sebelum Hengkang ke Inggris

AC Milan kembali diperkuat pemain asal Jerman setelah lebih dari satu dekade, dengan kedatangan Malick Thiaw pada musim panas 2022. Direkrut dari Schalke 04, Thiaw menjadi bek andalan selama tiga musim hingga 2025. Ia memainkan 85 pertandingan di berbagai ajang, dengan momen penting saat membantu AC Milan menjuarai Coppa Italia pada musim 2024/2025. Meski masih diandalkan, Thiaw memutuskan menyudahi kariernya di Italia dan hengkang ke Inggris untuk memperkuat Newcastle United.

Mayoritas pemain Jerman yang berkarier di San Siro terbukti mampu diandalkan, bahkan beberapa di antaranya berhasil mempersembahkan gelar juara bagi AC Milan. Mureks mencatat bahwa kedatangan Niclas Fuellkrug kini diharapkan dapat melanjutkan tradisi positif tersebut, membantu AC Milan bersaing di puncak klasemen melalui kontribusinya di lini serangan. Jika mampu tampil konsisten, Fuellkrug berpeluang dipermanenkan pada musim panas 2026 mendatang.

Mureks