Pertandingan krusial Liga Primer Inggris pekan ke-21 akan mempertemukan Arsenal dan Liverpool di Emirates Stadium pada Kamis, 8 Januari 2026 dini hari WIB. Namun, jelang laga penting ini, Liverpool dipastikan pincang setelah penyerang andalannya, Hugo Ekitike, belum dapat kembali memperkuat skuad The Reds akibat cedera.
Kondisi Ekitike yang mengalami cedera otot ini telah mengganggu persiapan Liverpool. Ia sebelumnya absen saat melawan Fulham dan sempat diprediksi bisa tampil menghadapi Arsenal. Namun, dalam sesi latihan terakhir pada Rabu (7/1), Ekitike tidak terlihat bergabung dengan tim, menimbulkan keraguan besar akan partisipasinya.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Manajer Liverpool, Arne Slot, belum bisa memberikan kepastian mengenai kondisi penyerang berusia 23 tahun itu. “Dia (Ekitike) belum berlatih sama sekali dengan kami sampai saat ini,” kata Arne Slot, dikutip dari ESPN.
Slot menambahkan, “Kita lihat apakah dia bisa berlatih bersama kami hari ini atau tidak. Memang 2-3 hari lalu saat bertemu Fulham, saya bilang dia tidak akan absen lama, tapi sekarang sulit tampaknya karena laga begitu cepat bergulirnya. Dia harus memilih antara berlatih atau istirahat 1-2 hari lagi.” Pernyataan ini mengindikasikan dilema yang dihadapi tim pelatih terkait pemulihan Ekitike.
Absennya Ekitike jelas menjadi pukulan telak bagi lini serang Liverpool. Penyerang asal Prancis ini merupakan salah satu pemain paling berpengaruh di lini depan, bahkan masuk dalam radar top skorer musim ini dengan torehan 11 gol di semua kompetisi.
Menurut Mureks, secara statistik yang dilansir dari Sofascore, Ekitike telah mencatatkan 26 penampilan di semua kompetisi musim ini, menyumbang dua assist, dan bermain selama 1653 menit. Angka-angka ini menunjukkan betapa vitalnya peran Ekitike bagi The Reds.
Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim yang sama-sama mengincar tiga poin. Secara historis, Liverpool memiliki dominasi atas Arsenal dalam pertemuan mereka. Mureks mencatat bahwa dari tahun 2010 hingga 2025, Liverpool memenangkan 15 pertandingan, sementara Arsenal hanya delapan kali, dengan 16 laga berakhir imbang.
Saat ini, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen Liga Primer Inggris, sementara Liverpool berjuang keras untuk memperbaiki posisi mereka di empat besar tabel klasemen. Kemenangan akan sangat krusial bagi kedua tim untuk mencapai target masing-masing di musim ini.





