Olahraga

Aksi Memalukan Gabriel Martinelli Dorong Conor Bradley yang Terkapar Cedera Picu Amarah Legenda Sepak Bola

Winger Arsenal, Gabriel Martinelli, menjadi sorotan tajam setelah insiden kontroversial pada menit-menit akhir laga Liga Inggris melawan Liverpool. Pemain asal Brasil itu terlihat mendorong bek Liverpool, Conor Bradley, yang sedang terkapar kesakitan di lapangan. Insiden ini memicu gelombang kritik keras dari berbagai pihak, termasuk legenda sepak bola.

Martinelli Dikecam Usai Dorong Bradley yang Cedera

Laga sengit yang berakhir imbang 0-0 di Emirates Stadium pada Jumat (9/1) dini hari WIB itu berlangsung panas sejak awal. Arsenal gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Inggris menjadi delapan poin. Ketegangan memuncak di masa injury time ketika Martinelli meluapkan frustrasinya. Ia terlihat melempar bola ke arah Bradley yang terjatuh dan kemudian mencoba mendorongnya keluar lapangan.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Conor Bradley sendiri harus ditandu keluar lapangan akibat cedera tersebut, menimbulkan kekhawatiran akan absennya dia dalam waktu yang cukup lama. Menurut pantauan Mureks, insiden ini menjadi puncak dari sejumlah momen tegang sepanjang pertandingan, termasuk duel sengit antara Virgil van Dijk dan Declan Rice di babak pertama.

Gary Neville: “Enggak Boleh Begitu, Idiot! Buruk Sekali”

Aksi Martinelli langsung memancing amarah legenda Manchester United, Gary Neville, yang bertugas sebagai komentator di Sky Sports. Neville tak segan melontarkan kritik pedas.

“Oh, kau tidak boleh mendorongnya keluar lapangan. Enggak boleh begitu, idiot! Buruk sekali,” ujar Neville.

Ia menambahkan, “Saya heran para pemain Liverpool tidak langsung menghampiri dan memarahinya. Menurut saya, dia perlu meminta maaf. Dia juga melempar bola ke arah Bradley. Itu tidak bisa diterima. Conor Bradley harus ditandu keluar, dan itu pemandangan yang menyedihkan. Dia pemain yang punya riwayat cedera. Saya benar-benar marah dengan Martinelli. Jujur saja, saya tidak tahu bagaimana para pemain Liverpool bisa menahan diri, tak menghampiri dan memukulnya, biar saja kena kartu merah. Itu benar-benar memalukan.”

Roy Keane dan Dominik Szoboszlai Turut Bersuara

Kritik serupa juga datang dari mantan gelandang Manchester United, Roy Keane. Ia menilai perilaku Martinelli tidak pantas dan mendesak sang pemain untuk segera meminta maaf.

“Saya tidak suka itu. Saya pernah mengalaminya saat cedera parah, ada pemain berdiri di atas saya, dan itu tidak enak,” kata Keane.

“Dia melempar bola ke arahnya, lalu dia mencoba memaksanya keluar lapangan. Saya terkejut pemain Liverpool tidak bereaksi lebih keras terhadap Martinelli. Menurut saya aksi itu benar-benar memalukan. Adegan yang tidak menyenangkan. Semoga Martinelli meminta maaf.”

Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, juga dimintai pendapatnya mengenai insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya kesehatan pemain di atas segalanya.

“Saya melihat lutut Conor terkilir. Saya tidak tahu apa yang terjadi padanya, tapi jelas dia tidak berpura-pura kembali ke lapangan untuk buang-buang waktu atau semacamnya,” kata Szoboszlai.

“Dia kesakitan sampai tidak tahu ke arah mana tubuhnya berguling. Lalu ada yang mencoba mendorongnya keluar lapangan. Saya paham semua ingin menang, kami juga ingin menang, tapi kesehatan pemain jauh lebih penting dari apa pun.”

Agenda Berikutnya untuk Arsenal dan Liverpool

Liverpool kini menanti hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat keparahan cedera Bradley dan berapa lama ia harus menepi. Sementara itu, kedua tim akan mengalihkan fokus ke ajang Piala FA. Arsenal, di bawah asuhan Mikel Arteta, dijadwalkan bertandang ke markas Portsmouth pada Minggu (11/1). Adapun Liverpool akan menjamu Barnsley di Anfield pada Selasa (13/1) dini hari WIB.

Mureks