Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berada di bawah sorotan tajam menjelang laga semifinal Piala Super Spanyol melawan rival sekota, Atletico Madrid, di Jeddah. Pertandingan yang akan digelar pada Kamis, 08 Januari 2026 ini disebut-sebut sebagai pertarungan krusial bagi masa depan sang manajer di Santiago Bernabeu.
Meskipun Real Madrid mengawali tahun 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Real Betis, performa tim secara keseluruhan di paruh pertama musim ini dinilai belum konsisten. Penurunan performa ini, ditambah dengan penampilan gemilang Barcelona, membuat Los Blancos mengakhiri tahun lalu dengan selisih empat poin dari sang rival abadi.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Ujian berat menanti Alonso dan pasukannya, mengingat Atletico Madrid adalah tim yang memberikan kekalahan liga pertama bagi Real Madrid musim ini. Pada September lalu, Los Colchoneros berhasil menundukkan anak asuh Alonso dengan skor telak 5-2 di Wanda Metropolitano, dengan gol-gol dari Robin Le Normand, Alexander Sorloth, Julian Alvarez (dua kali), dan Antoine Griezmann.
Pentingnya Piala Super Spanyol bagi Real Madrid
Sejak format Piala Super Spanyol diubah pada tahun 2020, turnamen ini memiliki bobot yang semakin signifikan. Musim lalu, Real Madrid yang sempat unggul di klasemen paruh musim, harus mengakui keunggulan Barcelona di final Piala Super Spanyol 2025 dengan skor 5-2.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Barcelona akhirnya meraih gelar juara La Liga, bahkan melengkapi treble domestik bersama Copa Del Rey di musim debut Hansi Flick. Nasib Carlo Ancelotti, pendahulu Alonso, memang selamat dari kekalahan telak di final tersebut, namun ia tetap meninggalkan Los Blancos di akhir musim.
Alonso, yang baru menggantikan Don Carlo pada musim panas lalu, tidak akan memiliki kelonggaran yang sama dan sudah menghadapi seruan pemecatan. Mureks mencatat bahwa tekanan untuk meraih trofi perdana musim ini sangat besar bagi pelatih asal Spanyol tersebut.
Alonso Tekankan Kesiapan Mental dan Belajar dari Kesalahan
Menjelang pertemuan krusial melawan Atletico, Alonso menekankan pentingnya kesiapan mental timnya. “Ini adalah semi-final dan kita harus siap secara mental, bersaing, dan memperhatikan detailnya,” ujar Alonso.
Ia menambahkan, “Atletico selalu menjadi lawan yang menuntut, tetapi kami memiliki alasan untuk memainkan pertandingan ini dengan banyak energi dan keinginan. Ini adalah trofi pertama musim ini dan itulah mengapa ini yang terpenting.”
Pelatih berusia 44 tahun itu juga menegaskan komitmen untuk belajar dari kesalahan masa lalu. “Kami ingin tampil lebih baik daripada di pertandingan liga, tetapi kami tidak boleh melupakan hal-hal yang kurang pada hari itu dan yang jelas bagi kami. Kami tidak ingin membuat kesalahan yang sama dan menunjukkan pertandingan yang lebih baik daripada yang kami mainkan,” jelasnya.
Alonso optimistis timnya akan menunjukkan performa berbeda. “Saya yakin bahwa ini akan menjadi sesuatu yang lain, berbeda, dan tim akan menunjukkan sisi yang berbeda, level yang berbeda, dan akan menjadi pertandingan yang sengit. Pelajaran positif dapat dipetik dari semua kekalahan dan ada hal-hal yang tidak ingin kami ulangi dari pertandingan itu dan akan kami simpan untuk diri kami sendiri. Kita tidak boleh melupakan hal-hal yang tidak berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Mbappe Absen, Garcia Jadi Tumpuan
Kabar buruk datang dari lini serang Real Madrid, di mana Kylian Mbappe dipastikan absen dalam pertandingan melawan Atletico. Penyerang asal Prancis itu mengalami cedera lutut baru-baru ini. Meskipun ada harapan Mbappe bisa bermain, Alonso mengonfirmasi bahwa pemain berusia 27 tahun itu tetap berada di Madrid untuk memulihkan kebugarannya.
“Keputusan telah dibuat dan kami berharap dia bisa kembali secepat mungkin. Kami telah terburu-buru, tetapi pertandingan ini terlalu cepat. Yang ada di pikiran kami sekarang adalah semi-final besok dan untuk bisa menang dan bermain di final pada hari Minggu,” kata Alonso.
Tim medis Real Madrid bekerja keras untuk rehabilitasi Mbappe. Jika dinyatakan fit, ada kemungkinan Mbappe akan kembali untuk final melawan Barcelona, asalkan Madrid berhasil mengalahkan Atletico di King Abdullah Sports City. Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Mbappe, Gonzalo Garcia, yang mencetak hat-trick melawan Real Betis akhir pekan lalu, diharapkan akan memimpin lini serang Real Madrid.





