Samsung Galaxy S26 Ultra diperkirakan membawa perubahan signifikan pada struktur harga dan keuntungan pra-pesan, yang berpotensi mengubah persepsi nilai perangkat tersebut. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, laporan terbaru mengindikasikan konsumen di Korea Selatan berpotensi menghadapi kenaikan harga, sementara bonus penyimpanan ganda gratis yang populer terancam dihapus.
Perubahan ini menimbulkan pertanyaan tentang keterjangkauan dan daya tarik perangkat di pasar yang kompetitif. Strategi harga regional Samsung menunjukkan perbedaan signifikan antara pasar Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Untuk konsumen di Amerika Serikat, harga dasar Galaxy S26 Ultra diperkirakan tetap konsisten dengan model sebelumnya. Keputusan ini mencerminkan upaya Samsung untuk mempertahankan daya saing di pasar AS, di mana perangkat flagship menghadapi persaingan ketat dari produsen lain.
Sebaliknya, pembeli di Korea Selatan mungkin menghadapi kenaikan harga sekitar 50-60 dolar AS. Penyesuaian ini kemungkinan mempertimbangkan faktor ekonomi lokal, termasuk inflasi dan fluktuasi mata uang. Bagi konsumen Korea Selatan, kenaikan harga ini dapat membuat Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan yang kurang menarik dibandingkan alternatif di kisaran harga yang sama.
Samsung secara historis menawarkan insentif pra-pesan yang menarik, seperti peningkatan penyimpanan ganda gratis, yang menjadi daya tarik signifikan bagi pembeli awal. Namun, laporan mengindikasikan bahwa keuntungan ini mungkin tidak tersedia untuk Galaxy S26 Ultra.
Jika dikonfirmasi, perubahan ini berarti konsumen harus membayar ekstra untuk meningkatkan penyimpanan dari 256 GB menjadi 512 GB, yang secara efektif meningkatkan biaya kepemilikan keseluruhan bagi mereka yang membutuhkan kapasitas lebih besar. Pergeseran ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan penyimpanan akibat ukuran aplikasi yang lebih besar, media beresolusi tinggi, dan penggunaan smartphone untuk tugas profesional.
Tanpa peningkatan penyimpanan gratis, Galaxy S26 Ultra mungkin kehilangan sebagian daya tariknya bagi pengguna yang memprioritaskan keterjangkauan dan nilai. Bagi mereka yang mengandalkan keuntungan pra-pesan untuk memaksimalkan pembelian, perubahan ini bisa menjadi faktor penentu.
Program tukar tambah Samsung juga menjadi sorotan. Ada spekulasi bahwa nilai tukar tambah untuk Galaxy S26 Ultra mungkin tidak semurah tahun-tahun sebelumnya. Jika nilai tukar tambah berkurang, peningkatan ke Galaxy S26 Ultra bisa menjadi kurang layak secara finansial, terutama bagi pengguna yang bergantung pada program ini untuk menurunkan biaya awal.
Meskipun Samsung belum mengonfirmasi perubahan ini secara resmi, informasi tersebut berasal dari sumber-sumber terpercaya di Korea Selatan, yang memberikan kredibilitas pada spekulasi ini. Catatan Mureks menunjukkan, jika penyesuaian ini diterapkan, hal itu dapat membentuk kembali cara konsumen mengevaluasi nilai keseluruhan Galaxy S26 Ultra, terutama jika dibandingkan dengan perangkat pesaing yang mungkin menawarkan opsi penyimpanan atau keuntungan pra-pesan yang lebih murah.
Konsumen disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari Samsung dan membandingkan fitur serta harga Galaxy S26 Ultra dengan perangkat flagship lainnya. Dengan memahami faktor-faktor ini, konsumen dapat menentukan apakah Galaxy S26 Ultra sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.






