Teknologi

Samsung Guncang CES 2026 dengan TV Micro RGB 130 Inci, Sebuah Konsep Visual yang Memukau

Di tengah hiruk pikuk inovasi kecerdasan buatan (AI) dan kehadiran tak terduga CEO Hartford Steam Boiler, Samsung berhasil mencuri perhatian di ajang CES 2026 dengan kejutan besar: sebuah TV Micro RGB berukuran masif 130 inci.

Televisi raksasa ini dipamerkan dengan digantung pada sebuah dudukan logam besar yang mengelilingi seluruh layar, memungkinkan kemiringan layar diatur. Bagi para penggemar setia Samsung, desain ini merupakan reinterpretasi dari dudukan “timeless gallery” yang pernah diperkenalkan pada tahun 2013. Ukurannya yang luar biasa besar membuat siapa pun membayangkan tantangan membawanya pulang, seolah-olah akan mendominasi seluruh ruang keluarga.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Namun, visual yang ditawarkan TV ini sungguh memukau secara langsung. Sama seperti set Micro RGB dari LG, perangkat ini menggunakan teknologi Mini LED yang telah berevolusi, memungkinkan akurasi dan kekayaan warna yang jauh lebih baik. Saat tim redaksi Mureks berjuang menembus kerumunan di acara CES First Look Samsung untuk melihatnya, terlihat jelas bagaimana semua orang tampak terpukau, seolah menyaksikan monolit untuk pertama kalinya seperti dalam film 2001: A Space Odyssey.

Perwakilan Samsung menegaskan bahwa TV Micro RGB ini hanyalah sebuah konsep, menunjukkan potensi teknologi yang bisa dikembangkan perusahaan, dan bukan produk aktual yang akan dipasarkan. Dalam demo lain, Samsung juga menunjukkan layar 130 inci ini terpasang langsung di dinding, yang tentu saja tetap terlihat menakjubkan. Mureks mencatat bahwa jika pengguna ingin memasang konsep dudukan “timeless gallery” ke dinding, seluruh dudukan tersebut harus dipasang karena merupakan bagian dari sistem speaker TV.

Samsung tidak memberikan banyak detail teknis mengenai TV Micro RGB 130 inci ini, namun perusahaan menyebutkan beberapa istilah kunci saat pengumumannya. Perangkat ini ditenagai oleh prosesor “Micro RGB AI Engine Pro” milik perusahaan, yang mencakup teknologi “Micro RGB Color Booster Pro” dan “Micro RGB HDR Pro”. Teknologi ini menggunakan AI untuk “meningkatkan nada yang kusam dan menyempurnakan kontras, menghadirkan warna yang hidup dan detail halus di seluruh adegan terang dan gelap untuk realisme dan fidelitas gambar.”

Set Micro RGB ini juga dilengkapi teknologi Glare Free untuk mengurangi pantulan, serta mendukung HDR 10+ Advanced dan Eclipsa Audio dari Samsung. TV ini juga dapat terhubung dengan Vision AI Companion dari Samsung untuk pencarian percakapan, serta Microsoft Copilot dan Perplexity.

Meski demikian, detail-detail tersebut mungkin tidak terlalu relevan untuk konsumen umum, karena TV Micro RGB 130 inci dalam bentuknya saat ini tidak akan tersedia untuk dibeli. Model 115 inci tahun lalu yang juga mengesankan, dibanderol dengan harga sekitar $30.000, menjadikannya tidak terjangkau kecuali bagi kalangan ultra-kaya. Bagi mereka yang memiliki kantong tebal, investasi pada set Micro LED milik Samsung sendiri mungkin lebih masuk akal, yang menawarkan manfaat OLED yang tidak dimiliki Micro RGB. Meskipun TV tersebut dimulai dari harga $110.000, angka tersebut bukanlah lompatan besar bagi mereka yang berkantong tebal.

Mureks