PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi menambah satu nama baru dalam jajaran komisarisnya. Didyk Choiroel, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sejak Januari 2025, telah ditetapkan sebagai komisaris baru perseroan. Keputusan penting ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 7 Januari 2026.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa penambahan komisaris ini merupakan langkah strategis untuk menjaga adaptabilitas perseroan di tengah dinamika industri dan tantangan masa depan. Menurut Nixon, perubahan ini krusial bagi penguatan struktur organisasi dan percepatan pengambilan keputusan strategis.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi,” ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/1/2026).
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penyesuaian susunan komisaris. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat arah transformasi dan kepemimpinan strategis perseroan. Perubahan susunan pengurus akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui uji kemampuan dan kepatutan, serta memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Nixon menyatakan keyakinannya bahwa keputusan pemegang saham ini akan membawa BTN semakin berperan dalam pertumbuhan nasional. “Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa BTN semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional,” katanya.
Jajaran manajemen BTN menyambut baik bergabungnya Didyk Choiroel. Mereka menilai komposisi pengurus baru ini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi strategi jangka panjang perseroan. Mureks mencatat bahwa fokus utama BTN diarahkan pada dukungan Program 3 Juta Rumah dan penguatan daya saing di tengah perubahan industri perbankan.
Susunan Komisaris dan Direksi BTN
Berikut adalah susunan komisaris BTN saat ini:
- Komisaris Utama: Suryo Utomo
- Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
- Komisaris: Fahri Hamzah
- Komisaris: Didyk Choiroel
- Komisaris Independen: Ida Nuryanti
- Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
- Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit
Sementara itu, susunan direksi BTN tetap tidak berubah, yaitu:
- Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu
- Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
- Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
- Direktur Treasury and International Banking: Venda Yuniarti
- Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
- Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
- Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
- Direktur Network and Retail Funding: Rully Setiawan
- Direktur Commercial Banking: Hermita






