Laga besar antara Arsenal dan Liverpool pada pekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026, Jumat (9/1/2026), berakhir tanpa gol di Etihad Stadium. Namun, pertandingan tersebut menyisakan insiden kontroversial yang memicu amarah dua legenda Manchester United, Roy Keane dan Gary Neville.
Sorotan utama tertuju pada penyerang Arsenal, Gabriel Martinelli, yang terlibat gesekan dengan bek muda Liverpool, Conor Bradley. Insiden terjadi di menit-menit akhir ketika Bradley terjatuh dan terlihat kesakitan di sisi lapangan. Martinelli, alih-alih menjauh, justru terlihat mencoba mendorong Bradley agar segera keluar lapangan. Ia juga sempat melempar bola ke arah sang bek dan sedikit mendorong lututnya.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Reaksi Keras Roy Keane dan Gary Neville
Aksi Martinelli ini segera memancing reaksi keras dari berbagai pihak, terutama para legenda Manchester United yang bertugas sebagai komentator pertandingan. Roy Keane, mantan gelandang Irlandia yang dikenal vokal, mengecam perilaku Martinelli. Menurut Keane, tindakan tersebut tidak mencerminkan sportivitas di level tertinggi.
Keane mengaku memiliki pengalaman pribadi terkait insiden serupa saat masih aktif bermain, yang membuatnya semakin geram. “Saya tidak menyukainya. Itu pernah terjadi pada saya ketika saya cedera parah dan seorang pemain berdiri di atas saya, dan itu tidak baik,” ujar Keane di Sky Sports.
Ia melanjutkan, “Pertama-tama, ia melempar bola ke arahnya, dan ia sedikit mendorong lututnya untuk mencoba memaksanya keluar. Saya terkejut para pemain Liverpool tidak bereaksi lebih keras terhadap Martinelli. Saya pikir perilaku itu benar-benar memalukan. Adegan yang tidak bagus. Semoga Martinelli meminta maaf atas hal itu.”
Senada dengan Keane, Gary Neville juga meluapkan kemarahannya. Eks bek kanan Manchester United itu menilai tindakan Martinelli sama sekali tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun, terutama mengingat Bradley jelas sedang mengalami cedera. Neville menduga Martinelli kehilangan kontrol emosinya di tengah frustrasi Arsenal yang gagal mencetak gol.
“Oh, Anda tidak bisa mendorongnya keluar lapangan. Anda tidak bisa melakukan itu, dasar bodoh. Itu sangat buruk. Saya terkejut para pemain Liverpool belum menghampirinya dan memarahinya habis-habisan,” ucap Neville ketus di Sky Sports. “Ia juga melempar bola ke arahnya. Ya, itu tidak baik. Conor Bradley akan ditandu keluar lapangan, dan itu pemandangan yang menyedihkan. Ia adalah seseorang yang pernah mengalami cedera. Saya benar-benar marah pada Martinelli.”
Insiden ini menjadi bahan pembahasan utama usai laga, terutama karena Bradley akhirnya harus ditandu keluar lapangan, menimbulkan kekhawatiran akan cedera serius. Catatan Mureks menunjukkan, perilaku Martinelli dinilai tidak pantas dan jauh dari nilai-nilai sportivitas yang dijunjung tinggi dalam sepak bola.






