Tren

Ribuan Jakmania Penuhi Latihan Persija di Depok, Kobarkan Semangat Jelang Duel Panas Kontra Persib

Ribuan suporter setia Persija Jakarta, The Jakmania, membanjiri sesi latihan tim berjuluk Macan Kemayoran di Persija Training Ground, Depok, pada Jumat (9/1). Kehadiran masif ini menjadi suntikan motivasi jelang laga krusial kontra Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang akan digelar Minggu (11/1).

Media Officer Persija, Kukuh Wahyudi, mengapresiasi penuh dukungan yang diberikan The Jakmania. Menurutnya, fenomena ini sudah menjadi tradisi positif yang selalu terjadi menjelang pertandingan penting, khususnya melawan rival abadi mereka.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

“Itu seperti budaya, ya. Setiap tahun sebelum lawan Persib akan banyak The Jakmania memberikan suntikan dukungan untuk pemain dan pelatih. Itu budaya positif. Pemain juga merasa dapat suntikan motivasi dan semangat. Pelatih (Mauricio Souza) juga merasa bahwa ada beban positif,” ujar Kukuh Wahyudi saat ditemui di kantor Persija, Jakarta, Jumat.

Kukuh menambahkan bahwa antusiasme ini juga dirasakan oleh para pemain dan pelatih. “Dia (pelatih) mendapatkan dorongan dari teman-teman The Jakmania. Hari ini juga saya dengar banyak sekali para The Jakmania dan itu sangat bagus. Pelatih dan pemain kemarin juga sudah menanyakan kapan The Jakmania akan datang. Jadi, hari ini datang dan disambut dengan baik oleh teman-teman pemain dan pelatih,” jelasnya.

Tekad Putus Rekor Buruk di Kandang Persib

Laga tandang ke markas Persib Bandung selalu menjadi tantangan berat bagi Persija. Catatan Mureks menunjukkan, dalam satu dekade terakhir, Persija belum pernah meraih kemenangan saat melawat ke kandang Persib. Namun, kali ini para pemain bertekad kuat untuk memutus rekor negatif tersebut.

“Kemarin saya sempat mengobrol dengan para pemain, pemain muda, asing, atau pemain yang berpengalaman. Beban pastinya bukan beban negatif. Beban untuk memberikan yang terbaik pasti ada. Itu seperti motivasi tambahan agar lawan Persib rekor negatif kita putus untuk memulai rekor positif melawan Persib,” kata Kukuh, menggambarkan semangat juang tim.

Antusiasme Pemain Terhadap Kendaraan Taktis

Tensi tinggi yang menyelimuti laga Persib kontra Persija seringkali membuat pihak kepolisian harus mengerahkan kendaraan taktis (rantis) untuk mengangkut tim tandang dari penginapan ke stadion. Pengalaman ini ternyata memicu antusiasme tersendiri di kalangan pemain Persija, terutama bagi mereka yang belum pernah merasakannya.

“Sesama pemain sudah ada informasi soal itu. Beberapa pemain juga sangat antusias mau mencoba rasanya rantis (Kendaraan Taktis). Tapi, kembali lagi semua akan mereka terima. Yang terpenting untuk kelancaran pertandingan,” ungkap Kukuh.

Harapan Penerimaan Positif di Bandung

Meski rivalitas kedua tim dikenal panas, Kukuh berharap Persija dapat kembali diterima dengan baik di Bandung, seperti yang terjadi pada musim sebelumnya. Ia mengenang momen positif saat Persija bertanding di Stadion Si Jalak Harupat.

“Tahun lalu Persija diterima dengan sangat, sangat baik di Bandung. Waktu itu di Si Jalak Harupat. Tanpa ada arahan, tanpa ada instruksi, beberapa pemain mengapresiasi itu dan mereka mempostingnya di media sosialnya masing-masing. Tentu kalau ini terjadi lagi, pasti mereka akan melakukan hal yang sama,” harapnya.

Pertandingan ini semakin bermakna mengingat kedua tim sedang bersaing ketat di papan atas klasemen sementara BRI Super League. Persija dan Persib sama-sama mengoleksi 35 poin, hanya terpaut selisih gol, menjadikan duel ini penentu posisi penting di liga.

Mureks