Tim bola basket Rans Simba Bogor berhasil membungkam Kesatria Bengawan Solo dengan skor telak 101-63 dalam laga perdana Liga Basket Indonesia (IBL) Gopay 2026. Pertandingan yang berlangsung di Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/1) ini menjadi awal manis bagi Rans Simba.
Kemenangan Rans Simba tidak lepas dari situasi yang menguntungkan, di mana Kesatria Bengawan Solo tidak dapat menurunkan seluruh pemain asingnya akibat masalah administrasi yang belum terselesaikan. Kondisi ini dimanfaatkan maksimal oleh Rans Simba, terutama melalui performa gemilang duet pemain asing mereka, Kenyon Joseph Buffen dan Aaron Fuller.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi Pemain Asing dan Debut Gemilang Danny Ray
Kenyon Joseph Buffen tampil luar biasa dengan mencetak triple-double pertamanya di IBL musim ini. Dalam waktu 31 menit di lapangan, Buffen membukukan 21 poin, 11 rebound, dan 10 assist. Tidak hanya itu, ia juga menambahkan tiga steal dan tiga blok dalam lembar statistiknya, menunjukkan kontribusi menyeluruhnya bagi tim.
Aaron Fuller juga tidak kalah impresif. Bersama Jabari Narcis, Fuller menyelesaikan laga dengan double-double. Fuller mencatatkan 20 poin dan 11 rebound, sementara Narcis menyumbang 20 poin dan 10 rebound. Duet Buffen dan Fuller ini memang sudah diwaspadai oleh pelatih Kesatria Bengawan Solo, Anthony Garbelotto, namun anak asuhnya tetap kesulitan membendung mereka di lapangan.
Selain para pemain asing, Rans Simba juga memberikan debut kepada Danny Ray. Bermain dari bangku cadangan selama 13 menit 42 detik, Ray memberikan kontribusi signifikan dengan 12 poin, termasuk empat tembakan tiga angka dari lima percobaan. Secara total, Rans Simba berhasil memasukkan 15 tembakan tiga angka dari 36 percobaan sepanjang laga, serta mencetak 50 points in the paint, jauh mengungguli 28 points in the paint milik Kesatria.
Evaluasi untuk Kesatria Bengawan Solo
Dari kubu Kesatria Bengawan Solo, Avan Seputra mencetak 16 poin dalam laga debutnya bersama tim kebanggaan warga Solo tersebut. Meskipun menelan kekalahan, semua pemain dalam roster Kesatria berhasil menyumbang poin. Hal ini menjadi modal yang cukup baik bagi Kesatria, mengingat mereka akan lebih siap ketika para pemain asingnya bisa diturunkan secara penuh di pertandingan selanjutnya.
Catatan Mureks menunjukkan, kemenangan tandang perdana ini menjadi modal penting bagi Rans Simba untuk menatap kompetisi IBL 2026, terutama setelah pada musim sebelumnya mereka harus puas finis di peringkat ketiga.






