AMD secara resmi memperkenalkan lini prosesor terbarunya, Ryzen AI 400, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Seri ini hadir sebagai penerus Ryzen AI 300 yang sebelumnya sempat diragukan, namun kemudian berhasil menempatkan diri di sejumlah laptop terbaik berkat kombinasi performa, harga, dan efisiensi daya yang seimbang.
Meskipun menyandang nama generasi baru, Ryzen AI 400 yang memiliki nama kode Gorgon Point, tidak membawa perubahan arsitektur yang signifikan. Prosesor ini masih mengandalkan kombinasi inti CPU Zen 5 dan Zen 5c, grafis terintegrasi RDNA 3.5, serta jumlah inti yang sama persis dengan generasi sebelumnya. Sebagai contoh, varian Ryzen AI HX 475 tetap dibekali 12 core dan 24 thread, lengkap dengan 16 compute unit grafis, konfigurasi yang identik dengan Ryzen AI 375.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Peningkatan Minor dan Performa NPU
Perbedaan utama pada Ryzen AI 400 terletak pada peningkatan minor di sisi frekuensi CPU dan GPU, bandwidth memori yang lebih tinggi, serta peningkatan kemampuan Neural Processing Unit (NPU) pada model kelas atas. Varian Ryzen AI HX 475 kini mampu menawarkan performa AI hingga 60 TOPS, sementara model HX 470 berada di angka 55 TOPS. Peningkatan ini, menurut Mureks, menjadi kunci AMD untuk tetap kompetitif di segmen laptop AI.
AMD sendiri tidak merinci secara spesifik seberapa besar lonjakan performa dibandingkan Ryzen AI 300. Saat ditanya, perusahaan justru lebih banyak membandingkan chip barunya dengan prosesor Intel Lunar Lake, bukan dengan generasi sebelumnya. Meski demikian, AMD mengklaim bahwa penyempurnaan pada proses manufaktur, firmware, dan software akan memberikan peningkatan performa yang terasa.
Kepala divisi prosesor klien AMD, Rahul Tikoo, menyatakan, “Ryzen AI 400 tetap lebih kencang dibanding Ryzen AI 300, meski peningkatannya bersifat evolusioner, bukan revolusioner.”
Jadwal Peluncuran dan Persaingan Pasar
Laptop berbasis Ryzen AI 400 dijadwalkan mulai meluncur pada kuartal pertama 2026. Berbagai produsen besar seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo telah menyatakan dukungannya. Pada periode yang sama, chip ini akan langsung berhadapan dengan pesaing kuat seperti Intel Panther Lake dan Qualcomm Snapdragon X2, yang juga menargetkan segmen laptop AI.
Selain lini utama, AMD juga mengumumkan dua varian baru Ryzen AI Max Plus (Strix Halo) dengan harga yang lebih terjangkau. Chip ini diharapkan dapat membawa performa grafis terintegrasi kelas atas ke perangkat yang lebih luas, termasuk laptop dan perangkat gaming portabel.
Harga dan Tantangan Pasar
Terkait harga, AMD belum banyak memberikan detail di tengah kondisi kelangkaan RAM global. Namun, secara umum, laptop Ryzen AI disebut bisa mulai dari kisaran USD 499, sementara perangkat berbasis Ryzen AI Max diperkirakan berada di rentang USD 1.000 hingga USD 1.500.
Dengan pendekatan peningkatan bertahap ini, Ryzen AI 400 tampaknya disiapkan AMD sebagai opsi strategis untuk menjaga momentum di pasar laptop AI, sekaligus menghadapi persaingan ketat yang diprediksi akan semakin memanas di tahun 2026.






