Banjir bandang dilaporkan menerjang sejumlah permukiman di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga yang sebagian besar masih terlelap tidur.
Menurut informasi yang dihimpun, bencana alam tersebut melanda Kelurahan Bahu di Kecamatan Siau Timur, serta Kampung Peling Sawang dan Kampung Paseng di Kecamatan Siau Barat. Banjir bandang terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 03.00 WITA.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Bella Malumbot (27) dan Meriko Maneghe (50-an), warga Kelurahan Bahu, menjadi saksi mata kejadian tersebut. Bella menuturkan, “Air datang sangat cepat, tiba-tiba langsung masuk dan menyeret material lumpur. Banyak warga panik dan berusaha menyelamatkan diri.”
Pantauan Mureks menunjukkan bahwa material lumpur, batu, dan kayu menutup sebagian akses jalan di beberapa titik, menghambat mobilitas warga dan tim penolong. Pemerintah daerah bersama TNI, aparat terkait, dan warga setempat segera bergerak melakukan evakuasi terhadap korban luka dan memulai pencarian terhadap warga yang dilaporkan belum ditemukan.
Petugas di lapangan terus berupaya memastikan kondisi seluruh warga terdampak dan menyalurkan bantuan darurat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerugian material yang ditimbulkan akibat banjir bandang ini.






