Dunia pendidikan Islam Indonesia berduka atas wafatnya Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Cendekiawan Muslim yang dikenal luas dalam bidang akidah dan filsafat Islam ini menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 3 Januari 2026, pukul 12.14 WIB, di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Gontor dan seluruh insan pendidikan Islam. Prof. Amal Fathullah Zarkasyi adalah sosok sentral dalam pengembangan pendidikan Islam modern berbasis pesantren, dengan spesialisasi Ilmu Kalam, perbandingan agama, dan teologi Islam.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Profil Singkat dan Perjalanan Hidup
Lahir di Ponorogo, Jawa Timur, pada 4 November 1949, Amal Fathullah Zarkasyi merupakan putra keempat dari K.H. Imam Zarkasyi, salah satu dari Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor. Latar belakang keluarga ulama dan pendidik telah membentuk karakter keilmuan serta pengabdiannya sejak usia dini.
Sejak muda, ia telah dipersiapkan untuk mengabdikan diri dalam dunia pendidikan Islam, khususnya dalam tradisi dan nilai-nilai kepondokmodernan Gontor.
Riwayat Pendidikan
Perjalanan pendidikan Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi menunjukkan dedikasi tinggi terhadap ilmu pengetahuan, baik di dalam maupun luar negeri:
- Pendidikan dasar ditempuh di Sekolah Rakyat Desa Gontor, lulus pada tahun 1963.
- Melanjutkan pendidikan menengah di SMP Muhammadiyah Jetis dan tamat pada 1965.
- Pendidikan keislaman formal di Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) Gontor, lulus pada tahun 1969.
- Meraih gelar Sarjana Muda (B.A.) dari Institut Pendidikan Darussalam (IPD) Gontor pada 1973.
- Menyelesaikan Sarjana Perbandingan Agama dari Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya pada 1978.
- Meraih Magister Filsafat Islam dari Fakultas Darul Ulum, Universitas Kairo, Mesir, pada 1987, dengan tesis berbahasa Arab berjudul Al-Ittijah as-Salafi fi al-Fikr al-Islami al-Hadits bi Indonesiya.
- Menyelesaikan Doktor Aqidah dan Pemikiran Islam dari Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya, Malaysia, pada 2006, dengan disertasi Konsep Tauhid Ibn Taymiyyah dan Pengaruhnya di Indonesia.
- Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Aqidah (Ilmu Kalam) di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada 2014.
- Menerima gelar Doktor Honoris Causa bidang Dirasat Islam dari Fatoni University, Thailand, pada 2017.
Karier Akademik dan Kepemimpinan
Pengabdian Prof. Amal Fathullah Zarkasyi dimulai sejak lulus dari KMI Gontor pada 1969 sebagai guru. Karier akademiknya terus menanjak dengan berbagai jabatan penting:
- Dosen Institut Pendidikan Darussalam (IPD) Gontor (1978-1980).
- Dekan Fakultas Ushuluddin IPD Gontor (1988-2000).
- Pembantu Rektor III ISID Gontor (1996-2000).
- Pembantu Rektor IV ISID Gontor (2006-2014).
- Rektor pertama Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor (2014-2020).
Peran pentingnya terlihat dalam proses transformasi Institut Studi Islam Darussalam (ISID) menjadi Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), yang menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi pesantren di Indonesia. Mureks mencatat bahwa kepemimpinannya di UNIDA Gontor menjadi fondasi kuat bagi institusi tersebut.
Setelah wafatnya K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi dan K.H. Syamsul Hadi Abdan pada tahun 2020, Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor menunjuk Prof. Amal Fathullah Zarkasyi sebagai Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor. Amanah tersebut diemban hingga akhir hayatnya pada 3 Januari 2026.
Selain bidang teologi, ia juga aktif mengembangkan pola pendidikan mu’allimin, yakni integrasi antara kurikulum agama dan umum di pesantren. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Mu’adalah, yang berperan dalam koordinasi pesantren-pesantren mu’adalah di Indonesia, sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
Karya-Karya Ilmiah
Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan sejumlah karya ilmiah penting yang menjadi rujukan dalam studi Islam:
- Theology Hindu Dharma dan Islam (1996)
- Manhaj al-Bahth al-Falsafi (1997)
- ‘Ilmu Kalam (1998)
- al-Salaf wa al-Salafiyyah fi al-Fikr al-Islami (2002)
- Nazariyah al-Fana’ ‘inda Abi Yazid al-Bustami (2003)
- al-Ittijah al-Salafi fi al-Fikr al-Islami al-Hadith bi Indonesiya (2006)
- Aqidah al-Tawhid ‘inda al-Falasifah wa al-Mutakallimin wa al-Sufiyah (2009)
Kepergian Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi merupakan kehilangan besar bagi dunia pendidikan dan keilmuan Islam. Dedikasi dan kontribusinya akan selalu dikenang sebagai teladan bagi generasi penerus.






