Tren

Produktivitas Tenaga Kerja AS Melonjak 4,9% di Kuartal III, Tercepat dalam Dua Tahun

Produktivitas tenaga kerja Amerika Serikat (AS) melonjak signifikan pada kuartal ketiga 2026, mencatat laju pertumbuhan terkuat dalam dua tahun terakhir. Peningkatan efisiensi ini menjadi indikasi kuat bahwa tekanan inflasi yang berasal dari upah mulai mereda.

Menurut data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja pada Kamis, 8 Januari 2026, produktivitas pekerja non-pertanian per jam di AS melonjak sebesar 4,9% secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan revisi kenaikan 4,1% yang tercatat pada kuartal kedua.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Peningkatan produktivitas ini terjadi di tengah pertumbuhan ekonomi AS yang melaju dengan kecepatan tercepat dalam dua tahun terakhir pada kuartal ketiga, meskipun pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Mureks mencatat bahwa fenomena ini menunjukkan dinamika kompleks dalam perekonomian terbesar dunia tersebut.

Selain itu, biaya tenaga kerja per unit, yaitu jumlah yang dibayarkan pebisnis kepada karyawan untuk memproduksi satu unit produk, mengalami penurunan sebesar 1,9%. Penurunan ini menyusul penurunan pada kuartal sebelumnya, menandai kali pertama biaya tenaga kerja per unit turun secara berturut-turut sejak tahun 2019.

Penurunan biaya tenaga kerja ini mencerminkan adanya “pemisahan” dalam ekonomi, di mana pasar tenaga kerja melemah namun pertumbuhan ekonomi tetap menunjukkan kekuatan. Kondisi ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Mureks