Tren

Prince Bank Kamboja Dilikuidasi, Pendirinya Chen Zhi Diekstradisi ke Tiongkok atas Kasus Penipuan

PHNOM PENH – Prince Bank, sebuah bank di Kamboja yang didirikan oleh Chen Zhi, seorang pengusaha yang didakwa Amerika Serikat (AS) atas kasus penipuan dan telah diekstradisi ke Tiongkok, resmi diperintahkan untuk dilikuidasi pada Kamis (8/1/2026). Keputusan ini diumumkan oleh bank sentral Kamboja.

Dalam pernyataannya, bank sentral Kamboja menegaskan bahwa Prince Bank “telah ditempatkan di bawah likuidasi sesuai dengan hukum Kerajaan Kamboja.” Akibatnya, bank tersebut “ditangguhkan dari menyediakan layanan perbankan baru, termasuk menerima simpanan dan memberikan kredit.”

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Latar Belakang Penangkapan dan Ekstradisi Chen Zhi

Langkah likuidasi ini menyusul penangkapan dan ekstradisi Chen Zhi, yang dituduh sebagai dalang di balik skema penipuan mata uang kripto berskala besar. Menurut laporan BBC, Chen Zhi, bersama dua warga negara Tiongkok lainnya, Xu Ji Liang dan Shao Ji Hui, ditangkap pada 6 Januari 2026. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan gabungan atas kejahatan transnasional yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

AS mendakwa pria berusia 37 tahun yang lahir di Tiongkok tenggara itu pada Oktober tahun lalu. Ia dituduh menjalankan aksi penipuan daring dari Kamboja yang telah mencuri miliaran dolar dalam mata uang kripto. Jaksa AS menyebut kasus ini sebagai salah satu penangkapan keuangan terbesar dalam sejarah dan penyitaan bitcoin terbesar yang pernah ada.

Sebelumnya, grup yang berbasis di Kamboja ini, Prince Holding Group, telah membantah keterlibatannya dalam penipuan. Situs web mereka menyatakan bahwa bisnisnya meliputi pengembangan properti, serta layanan keuangan dan konsumen. Namun, sejak Chen Zhi didakwa oleh AS atas tuduhan penipuan dan pencucian uang pada Oktober lalu, keberadaannya menjadi tidak jelas.

Pencabutan Kewarganegaraan dan Konteks Kasus

Pada Rabu (7/1/2026), pihak berwenang Kamboja mengonfirmasi telah “menangkap tiga warga negara Tiongkok yaitu Chen Zhi, Xu Ji Liang, dan Shao Ji Hui dan mengekstradisi [mereka] ke Republik Rakyat Tiongkok.” Pernyataan kementerian dalam negeri tidak merinci lokasi penahanan Chen Zhi.

Mureks mencatat bahwa kasus ini melibatkan praktik penipuan di mana pekerja yang diperdagangkan dipancing ke kamp kerja paksa untuk menipu korban di seluruh dunia. Ini menunjukkan kompleksitas dan skala kejahatan transnasional yang dilakukan.

Kewarganegaraan Kamboja Chen Zhi juga telah dicabut melalui dekrit kerajaan bulan lalu. Taipan yang misterius itu diketahui telah melepaskan kewarganegaraan Tiongkok-nya dan menjadi warga negara Kamboja pada tahun 2014.

Mureks