Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat koordinasi penanganan pascabencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini dilakukan di sela peninjauan pembangunan hunian bagi para korban terdampak bencana di wilayah tersebut. Momen menarik terjadi saat rapat dihentikan sementara karena azan zuhur berkumandang.
Rapat Koordinasi Penanganan Bencana
Dalam agenda peninjauannya, Presiden Prabowo menggelar rapat koordinasi penting bersama jajaran pemerintah daerah. Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya membuka rapat tersebut, menjelaskan agenda utama pertemuan. “Dan pada hari ini juga, pertama akan dilakukan rapat koordinasi bersama Gubernur, Wakil Gubernur, Provinsi Aceh beserta Bupati Tamiang dan jajaran,” ujar Letkol Teddy Indra Wijaya.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh, serta Bupati Tamiang beserta seluruh jajaran terkait. Menurut pantauan Mureks, fokus utama rapat adalah koordinasi langkah-langkah penanganan pascabencana, termasuk progres pembangunan infrastruktur dan hunian.
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, turut menyampaikan laporannya mengenai pembangunan hunian bagi para korban bencana. Presentasi Rosan dilengkapi dengan pemutaran video yang menggambarkan detail progres dan rencana pembangunan rumah-rumah tersebut.
Jeda Azan Zuhur
Setelah pemutaran video selesai, rapat koordinasi yang dipimpin Presiden Prabowo sempat dihentikan sementara. Penghentian ini dilakukan untuk menghormati waktu salat zuhur, seiring dengan berkumandangnya suara azan. Rapat kemudian dilanjutkan kembali setelah azan selesai.






