Tren

PLN UID Jakarta Raya Percepat Pemulihan Listrik Aceh Pasca Bencana, 18 Petugas Tambahan Dikerahkan

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya kembali mengirimkan 18 petugas tambahan Tim Recovery Kelistrikan ke Aceh pada Rabu, 7 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh.

Sebelumnya, Tim Recovery Kelistrikan PLN UID Jakarta Raya telah berhasil memulihkan jaringan listrik di wilayah UP3 Lhokseumawe, khususnya di ULP Panton Labu. Area yang telah ditangani meliputi Desa Buket Linteung, Desa Matang Rubek, dan Desa Tanjung Selamat. Mureks mencatat bahwa upaya pemulihan ini telah mencapai progres sekitar 90 persen.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Dalam periode pemulihan tersebut, PLN telah mendirikan 24 batang tiang listrik baru. Selain itu, jaringan tegangan menengah (SUTM) sepanjang sekitar 2,8 kilometer berhasil dipasang dan ditarik, diikuti dengan pembangunan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 300 meter. Penyambungan dan penormalan sambungan rumah (SR) warga juga dilakukan secara bertahap, memastikan masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan aman dan andal.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan komitmen PLN. “Pemulihan listrik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan kembali harapan dan aktivitas masyarakat. Seluruh petugas kami bekerja dengan penuh dedikasi agar listrik dapat segera menyala dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Andy.

Pengiriman 18 petugas tambahan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan PLN UID Jakarta Raya. Mereka akan melanjutkan pekerjaan pemulihan, khususnya pada titik-titik sambungan rumah dan jaringan yang masih memerlukan penanganan lanjutan. “Penambahan personel ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pemulihan hingga seluruh wilayah terdampak kembali teraliri listrik secara normal,” tutup Andy Adcha.

Mureks