Tim voli putri Phonska Plus Pupuk Indonesia memulai perjalanan di Proliga 2026 dengan gemilang, menundukkan Falcons 3-0 (25-15, 25-10, 25-16) dalam laga pembuka yang berlangsung di GOR Ahmad Yani, Pontianak, Sabtu (10/1). Kemenangan telak ini menjadi sinyal kuat keseriusan tim asal Gresik tersebut dalam persaingan musim ini.
Sejak set pertama, Phonska Plus langsung mengambil kendali pertandingan. Alur serangan yang dibangun oleh setter Arnetta Putri berjalan efektif dan mampu dimaksimalkan dengan baik oleh dua pemain asing, Annie Mitchem serta Oleksandra Bytsenko. Upaya Falcons untuk meredam serangan melalui Maya Indri belum membuahkan hasil, sementara spike keras dari Medi Yoku memastikan keunggulan Phonska Plus dengan skor 25-15.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi Phonska Plus berlanjut di set kedua. Permainan solid di depan net, terutama melalui blok-blok kokoh dari Shella Bernadheta, membuat serangan Falcons yang mengandalkan Rani dan Pascalina Mahuze sering terhenti. Ditambah banyaknya kesalahan sendiri dari kubu Falcons, Phonska Plus berhasil memperlebar jarak dan menutup set kedua dengan skor mencolok 25-10.
Memasuki set ketiga, Falcons mencoba mengubah pendekatan permainan dengan memberikan peran lebih besar kepada Dell Palomata dan Vi Thi Nhu Quynh. Perlawanan sempat muncul di awal set, namun kestabilan permainan Phonska Plus kembali menjadi pembeda. Tim asal Gresik itu akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set ketiga dengan skor 25-16. Catatan Mureks menunjukkan, kemenangan ini menempatkan Phonska Plus sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di awal musim Proliga 2026.
Pelatih Phonska Plus Pupuk Indonesia, Alessandro Lodi, menilai kemenangan ini sebagai awal dari proses panjang di Proliga 2026. Ia menekankan bahwa timnya masih belum mencapai performa terbaik. “Timnya masih belum mencapai performa terbaik, meski sudah menunjukkan fokus dan sikap bermain yang baik,” ujar Lodi. Menurutnya, sikap rendah hati tetap penting karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Senada dengan pelatihnya, pemain Phonska Plus, Medi Yoku, mengungkapkan bahwa seluruh pemain mampu tampil lepas dan disiplin sesuai tugas masing-masing. Hal ini, menurutnya, merupakan hasil dari persiapan matang, termasuk mempelajari kekuatan Falcons. “Seluruh pemain mampu tampil lepas dan disiplin sesuai tugas masing-masing setelah melakukan persiapan matang, termasuk mempelajari kekuatan Falcons,” kata Medi. Meski puas dengan hasil akhir, ia mengakui masih terdapat sejumlah kesalahan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk laga berikutnya. Menurut pantauan Mureks, penampilan solid Phonska Plus di laga perdana ini menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.






