Tren

Philips Hue Luncurkan Fitur SpatialAware, Ubah Pengalaman Pencahayaan Rumah Lebih Cerdas dan Adaptif

Philips Hue memperkenalkan pembaruan signifikan bernama ‘SpatialAware’ di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Kamis (08/01/2026). Fitur inovatif ini memungkinkan lampu pintar Philips Hue untuk beradaptasi secara cerdas dengan tata letak spesifik ruangan di rumah pengguna, menciptakan pengalaman pencahayaan yang lebih personal dan kohesif.

Sebelumnya, lampu-lampu pintar Philips Hue umumnya beroperasi secara independen, meskipun dapat disinkronkan pada pengaturan yang sama. Dengan SpatialAware, lampu-lampu tersebut kini dapat berkolaborasi untuk menghadirkan suasana pencahayaan yang dipilih secara lebih terpadu. Fitur ini bekerja dengan menganalisis tata letak ruangan serta penempatan lampu Philips Hue, kemudian menciptakan pengalaman pencahayaan terbaik yang disesuaikan dengan ruang tersebut.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

“Ini seperti memiliki desainer pencahayaan di saku Anda,” demikian pernyataan Philips, seperti yang dicatat oleh Mureks.

Ketersediaan dan Cara Kerja SpatialAware

Fitur SpatialAware akan tersedia bagi pengguna Philips Bridge Pro, dengan peluncuran yang diperkirakan dalam beberapa minggu mendatang. Philips memastikan bahwa pengaturan yang sudah ada tidak akan hilang, melainkan akan diperkaya dengan opsi kustomisasi pencahayaan yang lebih luas.

Tanpa SpatialAware, lampu-lampu Philips Hue menjalankan adegan yang sama secara simultan, namun tidak berinteraksi satu sama lain dalam mendistribusikan warna. Artinya, meskipun pencahayaan rumah terlihat kohesif dalam pergantian warna, distribusi warna di antara lampu-lampu spesifik tidak terkoordinasi.

Sebaliknya, dengan SpatialAware, lampu-lampu akan bekerja sama untuk mendistribusikan warna dan efek pencahayaan secara optimal sesuai dengan konfigurasi ruangan, menciptakan perbedaan yang signifikan dalam kualitas visual.

Menurut Philips, aplikasi Hue akan memanfaatkan teknologi augmented reality (AR) untuk menganalisis tata letak ruangan dan lokasi lampu-lampu Philips di dalamnya. Dari analisis tersebut, sistem akan menghasilkan pengalaman pencahayaan yang ideal untuk ruangan yang dipilih.

Peningkatan Kemampuan AI

Selain pembaruan SpatialAware, Philips juga terus memperluas kemampuan kecerdasan buatan (AI) pada sistemnya. Kini, AI dapat membuat otomatisasi berdasarkan permintaan spesifik pengguna, seperti “bangunkan saya pukul 06.45 setiap hari kecuali hari Sabtu.”

Pembaruan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dan personalisasi yang lebih tinggi bagi pengguna Philips Hue, menjadikan pengalaman pencahayaan rumah semakin cerdas dan imersif.

Referensi penulisan: www.tomsguide.com

Mureks