Hiburan

Petualangan Epik di Lautan Narnia: Mengarungi Samudra Dawn Treader Demi Takdir Tujuh Bangsawan

Tiga tahun setelah peristiwa menegangkan dalam Prince Caspian, dunia Narnia kembali memanggil. Kali ini, Edmund Pevensie dan Lucy Pevensie harus menghadapi tantangan baru bersama sepupu mereka yang kerap menyebalkan, Eustace Scrubb. Di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, dengan Peter dan Susan yang berada di Amerika, Edmund merasa frustrasi karena usianya belum cukup untuk bergabung dengan tentara Inggris.

Namun, takdir berkata lain. Sebuah lukisan kapal di laut tiba-tiba hidup, secara ajaib menyeret Edmund, Lucy, dan Eustace ke samudra Narnia. Mereka diselamatkan oleh kapal megah bernama Dawn Treader, yang dipimpin oleh Raja Caspian. Caspian mengajak mereka dalam pelayaran berbahaya untuk mencari tujuh bangsawan Narnia yang diasingkan oleh pamannya, Raja Miraz.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Petualangan mereka dimulai di Lone Islands, di mana Caspian dan Edmund ditangkap, sementara Lucy dan Eustace dijual sebagai budak. Di sana, Caspian bertemu salah satu bangsawan yang hilang dan menemukan fakta mengerikan: budak yang tidak terjual akan dikorbankan pada kabut hijau misterius. Berkat keberanian awak Dawn Treader, mereka berhasil diselamatkan. Caspian segera melarang perbudakan dan mengangkat bangsawan tersebut sebagai gubernur, sekaligus menerima sebuah pedang sakti, salah satu dari tujuh pedang pemberian Aslan.

Perjalanan berlanjut ke pulau lain. Lucy diculik oleh makhluk tak kasat mata bernama Dufflepuds dan dipaksa memasuki rumah penyihir Coriakin untuk mencari mantra penghilang wujud. Coriakin menjelaskan bahwa kabut hijau hanya bisa dikalahkan dengan meletakkan pedang para bangsawan di Meja Aslan yang berada di Pulau Ramandu. Namun, ia juga memperingatkan bahwa perjalanan ini akan penuh dengan ujian berat.

Lucy sempat tergoda oleh mantra kecantikan, merasa iri pada Susan, hingga terjebak dalam mimpi di mana dirinya menjadi Susan dan Narnia tak pernah ada. Aslan kemudian menegur Lucy, mengingatkannya bahwa justru dialah alasan saudara-saudaranya mengenal Narnia. Mureks mencatat bahwa momen ini menjadi titik balik penting bagi karakter Lucy dalam memahami jati dirinya.

Di pulau ketiga, sebuah pedang ditemukan di kolam yang memiliki kekuatan mengubah apa pun menjadi emas. Eustace yang serakah mencuri harta terkutuk dan akhirnya berubah menjadi naga. Edmund dan Caspian menemukan sisa jasad bangsawan lain beserta pedangnya. Dalam wujud naganya, Eustace perlahan berubah menjadi pribadi yang lebih baik setelah berteman dengan Reepicheep, dan mulai membantu kru Dawn Treader.

Tentang Film The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader

Film The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader dirilis pada tahun 2010 dengan durasi 113 menit dan rating PG. Film ini disutradarai oleh Michael Apted, dengan naskah yang ditulis oleh Christopher Markus, Stephen McFeely, dan Michael Petroni, berdasarkan novel karya C.S. Lewis. Produksi film ini melibatkan studio Fox 2000 Pictures, Walden Media, dan Dune Entertainment.

Pemeran Utama:

  • Ben Barnes sebagai Caspian
  • Skandar Keynes sebagai Edmund Pevensie
  • Georgie Henley sebagai Lucy Pevensie
  • Will Poulter sebagai Eustace Scrubb
  • Gary Sweet sebagai Drinian
  • Terry Norris sebagai Lord Bern
  • Bruce Spence sebagai Lord Rhoop
  • Bille Brown sebagai Coriakin
  • Laura Brent sebagai Liliandil
  • Colin Moody sebagai Auctioneer
Mureks