Hiburan

Petualangan Baru di Arc Raiders: Sean Martin Ungkap Mengapa ‘Reset’ Justru Bikin Game Lebih Seru

Sean Martin, seorang penulis senior di PC Gamer, awalnya memiliki pandangan yang campur aduk terhadap mekanisme Expedition dalam game third-person shooter Arc Raiders. Ia sempat menganggap sistem ini tidak sepadan dengan investasi waktu dan usaha yang dibutuhkan, terutama sebelum Embark Studios, pengembang game tersebut, merilis detail lengkapnya.

Namun, pandangannya berubah drastis setelah Embark Studios mengumumkan insentif menarik: hadiah 5 juta dolar untuk lima poin keterampilan dan sebuah skin unik bagi pemain yang menyelesaikan Expedition. Pengumuman ini membuat Martin mulai mempertimbangkan sistem Prestige, meskipun banyak keluhan muncul dari komunitas pemain. “Embark seharusnya mengumumkan detailnya lebih awal,” ujar Martin, mengakui bahwa informasi yang lebih cepat akan memudahkan pemain untuk merencanakan grinding 5 juta dolar tersebut.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Meskipun tidak memiliki cukup uang atau waktu untuk mendapatkan kelima poin keterampilan (ia hanya berhasil meraih tiga), Martin memutuskan untuk merasakan sendiri pengalaman Expedition. Ia “memensiunkan” Raider-nya, sebuah tindakan yang secara efektif berarti mengorbankan karakter dan semua perlengkapannya demi keuntungan yang dijanjikan. Bahkan setelah menyelesaikan Expedition, Martin masih ragu apakah pengorbanan itu sepadan, terutama karena ia harus melepaskan banyak blueprint dan item langka yang telah ia kumpulkan.

Martin membayangkan bahwa harus mengulang misi dan menjelajahi area yang sama akan terasa membosankan dan menyakitkan. Namun, ia sepenuhnya salah. Melakukan Expedition justru “menghidupkan kembali minat saya pada Arc Raiders dan membuat aktivitas menjarah menjadi menyenangkan lagi,” ungkapnya. Menurut Martin, ketika gudang penyimpanan sudah penuh dengan item langka dan pemain tidak lagi membutuhkan banyak hal, sulit untuk menemukan kegembiraan yang sama seperti saat pertama kali memulai permainan.

Ia tidak menyangka bahwa memulai kembali dari nol akan membangkitkan kembali semangat tersebut. Mureks mencatat bahwa momen menemukan Anvil pertamanya lagi setelah reset, Martin mengaku merasa “cukup gembira.” Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme game kini membuatnya lebih antusias terhadap drop item langka, karena ia tahu nilai dan potensi penggunaannya. Pengetahuan yang telah ia peroleh juga membantunya untuk maju secara signifikan lebih cepat, baik dalam menyelesaikan misi maupun dalam menentukan prioritas upgrade.

Beberapa kali permainan pertamanya setelah Expedition ternyata jauh dari mimpi buruk yang ia bayangkan. Martin mengira akan mudah dikalahkan oleh pemain dengan perlengkapan luar biasa yang tidak mereset karakter mereka. Namun, ia justru mengalami beberapa sesi permainan yang sangat menguntungkan karena ia “tahu persis ke mana harus pergi.” Berkat pengetahuan ini, ia membutuhkan waktu yang jauh lebih singkat untuk kembali beraksi.

Meskipun banyak pemain mengeluh tentang senjata putih yang dianggap terlalu kuat dan loadout gratis, Martin merasa hal itu justru mempermudah proses memulai kembali. “Saya tidak terlalu sering melakukan PvP kecuali diprovokasi,” katanya, “tetapi Anda bisa berhadapan langsung dengan siapa pun asalkan Anda memiliki Stitcher atau Ferro.” Pengalaman memulai kembali ini begitu menyenangkan baginya, sehingga ia segera mempersiapkan diri untuk Expedition berikutnya.

Satu-satunya keluhan utama Martin terkait Expedition saat ini adalah kebutuhan untuk mengumpulkan jutaan sumber daya berbeda dari Stella Montis. Ia menggambarkan proses ini sebagai “siapa cepat dia dapat,” di mana pemain harus berebut ke Assembly atau Medical dan berharap mereka muncul lebih dekat dari pemain lain. Meskipun demikian, Martin menganggap tantangan untuk mendapatkan sumber daya spesifik ini sebagai hal yang menyenangkan. “Saya tidak pernah menyukai mekanisme Prestige, tetapi saya rasa saya akan melakukan setiap Expedition Arc Raiders mulai sekarang—memulai kembali itu menyenangkan,” pungkasnya. Baginya, game ini terkadang mendorong pendekatan menimbun, tetapi pada akhirnya, “apa gunanya jika Anda tidak menggunakan semua itu?” Memulai kembali dengan Expedition telah mengembalikan fokusnya. “Karena, pada akhirnya, apa itu extraction shooter jika bukan game tentang kehilangan segalanya, mendapatkan segalanya, dan kehilangan segalanya lagi?”

Referensi penulisan: www.pcgamer.com

Mureks