JAKARTA – Persija Jakarta menunjukkan komitmen tinggi untuk menjaga performa di papan atas BRI Super League. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini bahkan meniadakan jatah libur Tahun Baru 2026 demi mematangkan persiapan jelang laga kontra Persijap Jepara.
Skuad asuhan Carlos Pena, yang didampingi asisten pelatih Ricky Nelson, tetap menjalani latihan intensif di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Jumat, 02 Januari 2026. Keputusan ini diambil mengingat waktu persiapan yang sangat singkat, hanya lima hari setelah kemenangan atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 29 Desember lalu.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Fokus Penuh Jelang Laga Krusial
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menegaskan bahwa profesionalisme menjadi prioritas utama tim. “Secara profesional, kami tidak mengenal istilah tanggal merah, baik itu Natal maupun Tahun Baru. Kami terus berlatih karena laga tanggal 3 Januari sudah sangat dekat. Fokus kami sepenuhnya untuk pertandingan Sabtu nanti,” ujar Ricky, dikutip dari laman resmi klub.
Langkah serupa sebelumnya juga diterapkan saat momentum Natal, menunjukkan konsistensi tim dalam menjaga ritme kompetisi dan kesiapan fisik serta taktik para pemain. Mureks mencatat bahwa pendekatan ini menjadi kunci bagi Persija untuk mempertahankan momentum di tengah jadwal padat.
Evaluasi Lini Serang Jadi Prioritas
Meskipun Persija tercatat sebagai salah satu tim tertajam musim ini dengan koleksi 30 gol dari 15 pertandingan, tim pelatih tidak lantas berpuas diri. Evaluasi mendalam terus dilakukan, khususnya terkait efektivitas lini serang saat menghadapi lawan yang menerapkan strategi bertahan total atau low block.
Sorotan khusus tertuju pada bomber asing Emaxwell Souza yang dinilai masih kesulitan membongkar pertahanan rapat. Situasi ini terlihat jelas saat Persija takluk 0-1 dari Semen Padang dan ketika sempat menghadapi kesulitan di awal laga kontra Bhayangkara, meskipun akhirnya berhasil menang telak 3-0.
“Evaluasi lini depan menjadi agenda utama. Saat melawan Semen Padang dan Bhayangkara, lawan menggunakan taktik serupa, yakni menunggu di bawah. Ini menjadi tugas berat bagi kami untuk menemukan cara membongkar pertahanan lawan yang bermain pasif,” tambah Ricky.
Target Tiga Poin di Kandang
Hingga pekan ke-15 BRI Super League, Persija mencatatkan performa impresif dengan 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan. Selain tajam di lini depan, pertahanan Macan Kemayoran juga terbilang solid dengan hanya kebobolan 13 gol.
Kemenangan atas Persijap Jepara pada Sabtu (3/1) menjadi target mutlak bagi skuad Macan Kemayoran. Tiga poin penuh sangat penting untuk terus menempel ketat posisi puncak klasemen BRI Super League dan menjaga asa meraih gelar juara.






