Sabtu, 10 Januari 2026 – Di tengah antisipasi tinggi terhadap film-film mendatang seperti Spider-Man: Brand New Day dan Avengers: Doomsday, para penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) kembali menengok ke belakang, khususnya pada salah satu judul Fase 4 yang kini semakin diapresiasi: Black Panther: Wakanda Forever.
Fase 5 MCU sendiri, menurut banyak kritikus dan penggemar, menyajikan hasil yang beragam. Meskipun beberapa film seperti Guardians of the Galaxy Vol. 3 dan Deadpool and Wolverine sukses besar di box office, banyak tawaran lainnya dianggap biasa saja, bahkan beberapa, seperti Ant-Man and the Wasp: Quantumania, disebut sebagai bencana.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Apresiasi yang Terus Bertumbuh untuk Wakanda Forever
Fenomena ini mendorong penggemar untuk kembali mengeksplorasi bab-bab awal MCU. Sebuah diskusi di Reddit baru-baru ini menyoroti bagaimana Black Panther: Wakanda Forever, sekuel yang disutradarai Ryan Coogler, mendapatkan pujian luas dan diprediksi akan “tumbuh dalam apresiasi.”
Pengguna Reddit dengan nama Educational-Tea-6572 menjadi salah satu yang memulai diskusi, menyoroti ritme penceritaan dan durasi film yang panjang. Ia berpendapat bahwa “tambahan setengah jam sangat membantu sehingga semua perkenalan karakter yang berbeda dan elemen plot memiliki waktu untuk bernapas.” Lebih lanjut, ia memuji keputusan di balik layar untuk tidak melakukan recasting terhadap karakter pahlawan utama yang sebelumnya diperankan oleh mendiang Chadwick Boseman, serta cara film ini melakukan “pekerjaan fenomenal” dalam menggambarkan kesedihan dan kehilangan.
Sentimen serupa juga diungkapkan oleh penggemar lain. “Saya menyukai krisis iman Shuri. Itu agak mencerminkan krisis saya. Rasanya seperti kisah coming of age dalam banyak hal dan saya menyukai itu dari film ini,” kata seorang penggemar. Penggemar lain menambahkan, “Saya suka bagaimana alur Shuri mirip dengan alur T’Challa di Civil War sebagai semacam penghormatan kepada karakter itu baik di dalam maupun di luar semesta. Itu berfungsi sebagai pelajaran yang harus dia pelajari dan penghormatan, tetapi membalikkannya cukup sehingga terasa unik bagi siapa dia dan apa yang dia alami.”
Kisah Perjuangan dan Karakter Namor yang Memukau
Film Black Panther: Wakanda Forever dibintangi oleh Letitia Wright, Danai Gurira, Winston Duke, dan Angela Bassett. Kisahnya berpusat pada Shuri, Ratu Ramonda, dan seluruh kerajaan Wakanda yang berduka atas kematian T’Challa akibat penyakit di awal film. Mereka kemudian dipaksa untuk mengesampingkan kesedihan dan berjuang demi rakyatnya ketika Namor (Tenoch Huerta), penguasa negara bawah laut misterius Talokan, mengancam mereka setelah pejabat pemerintah yang korup mencoba mencuri vibranium berharga.
Karakter Namor juga menjadi sorotan positif. “Saya suka apa yang mereka lakukan dengan Namor. Alih-alih ‘Aquaman’ lain (saya tahu Namor diterbitkan lebih dulu), mereka memberinya budaya yang berbeda yang cukup keren,” tulis seorang penggemar. Ia melanjutkan, “Saya suka tema Aztec yang mereka gunakan dan Namor terasa seperti seorang badass. Tidak yakin bagaimana mereka akan membuat sayap di pergelangan kaki tetapi saya pikir itu keren. Aktor yang memerankannya juga sangat bagus.”
Bahkan, ada penggemar yang secara berani mengklaim, “Saya pikir [Wakanda Forever] lebih baik daripada [Black Panther].” Menurut catatan Mureks, penggemar ini menambahkan, “Terlepas dari tragedi kehidupan nyata, saya sangat suka bagaimana mereka menangani kesedihan, kemarahan, tema balas dendam, dan ikatan keluarga. Semua orang memberikan penampilan terbaik dalam hal akting. Film ini difilmkan dengan indah dan Namor adalah tambahan yang fantastis. Dia bukan penjahat biasa dan itu adalah sesuatu yang kurang di MCU.”
Bagi Anda yang ingin kembali menyaksikan atau baru akan menonton, Black Panther: Wakanda Forever saat ini tersedia untuk streaming di Disney Plus.



