Hiburan

Menguak Kisah Heroik Pertempuran Cheolwon dalam Film Perang Kolosal Tiongkok ‘The Volunteers’

Industri perfilman Tiongkok kembali menghadirkan epik perang kolosal melalui film berjudul The Volunteers: The Battle of Life and Death (2024). Film berdurasi 144 menit ini membawa penonton menyelami salah satu babak paling krusial dalam sejarah Perang Korea, menyoroti perjuangan heroik tentara relawan Tiongkok dengan skala besar dan nuansa emosional yang mendalam.

Disutradarai oleh Kaige Chen, dengan naskah yang digarap oleh Xiaolong Lan dan Ke Zhang, film ini berpusat pada Pertempuran Cheolwon yang meletus pada Mei 1951. Pertempuran tersebut menjadi medan ujian berat bagi pasukan ke-63 dari Chinese People’s Volunteer Army. Mereka diperintahkan untuk terjun langsung ke palagan tempur, meskipun baru saja melewati pertempuran panjang selama sebulan penuh yang menguras fisik dan mental.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Dalam kondisi yang jauh dari ideal, para prajurit relawan harus menghadapi kekuatan masif dari empat divisi Tentara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang jauh lebih unggul dalam hal persenjataan dan logistik. Film ini secara gamblang menggambarkan bagaimana para relawan memasuki Cheolwon dengan persiapan seadanya, di tengah tekanan besar dan ancaman kematian yang tak henti mengintai. Hujan peluru, ledakan, serta strategi militer yang dijalankan dalam keterbatasan menjadi pemandangan utama di medan perang yang brutal.

Namun, di balik keganasan pertempuran, The Volunteers juga menyoroti sisi kemanusiaan yang kuat. Film ini mengeksplorasi hubungan antarprajurit, rasa takut yang terpendam, serta tekad untuk tetap bertahan demi rekan seperjuangan. Pengorbanan demi pengorbanan tak terhindarkan, dengan banyak nyawa melayang dan darah tumpah di medan perang yang dingin dan kejam. Dari situlah, semangat juang para relawan justru semakin membara, bertempur bukan hanya demi kemenangan militer, tetapi juga demi mempertahankan harga diri, keyakinan, dan masa depan bangsa mereka.

Puncak cerita memperlihatkan perlawanan gigih pasukan relawan yang akhirnya membuahkan hasil besar. Meskipun harus membayar mahal dengan korban yang tidak sedikit, perjuangan mereka berhasil menekan pihak lawan hingga akhirnya membawa musuh ke meja perundingan. Film ini tidak hanya menampilkan kemenangan strategis, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang arti pengorbanan dan keberanian manusia dalam situasi paling ekstrem. Catatan Mureks menunjukkan, film ini mendapatkan rating 6.6/10, menandakan apresiasi terhadap penyajian kisah heroik tersebut.

Film produksi August 1st Film Studio, Beijing Rongyou Film & Television Culture, dan Bona Film Group ini dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Zhu Yilong, Jackson Yee, dan Wu Jing. Selain itu, Zifeng Zhang, Baiqing Xin, Yanhui Wang, dan Yawen Zhu juga turut memperkuat jajaran pemeran, menghidupkan karakter-karakter yang berjuang di tengah kancah perang.

Mureks