Pemerintah Swiss secara resmi membekukan seluruh aset milik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyusul penangkapannya oleh Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (3/1) lalu. Keputusan ini diumumkan oleh Bern pada Senin (5/1), sebagai langkah untuk mencegah aset-aset Maduro yang berpotensi ilegal keluar dari wilayah Swiss.
Langkah Tegas Swiss Terhadap Maduro dan Kroninya
Pembekuan aset ini mulai berlaku segera dan akan berlangsung selama empat tahun. Menurut Kementerian Luar Negeri Swiss, kebijakan ini tidak hanya menargetkan Maduro pribadi, tetapi juga meluas kepada 37 orang yang dianggap sebagai kroni-kroninya.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Meskipun demikian, pemerintah Swiss enggan merinci identitas individu maupun jumlah pasti aset yang diblokir. Bern hanya menegaskan bahwa tidak ada pejabat pemerintah Venezuela yang terdampak langsung oleh sanksi ini. Mureks mencatat bahwa ini adalah kali pertama Swiss menjatuhkan sanksi langsung terhadap Maduro dan lingkaran dalamnya.
Langkah tegas Swiss ini diambil setelah AS melancarkan operasi militer yang berujung pada penangkapan Maduro, dengan tuduhan narkoterorisme. Saat ini, Maduro ditahan di Amerika Serikat dan tengah menjalani proses persidangan atas dakwaan narkoba dan terorisme. Maduro sendiri telah berulang kali menyatakan dirinya tidak bersalah atas tuduhan tersebut.






