Internasional

Pemerintah Pastikan Kuota Impor BBM SPBU Swasta Naik untuk 2026, Pasokan Normal Kembali

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan kuota impor Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk tahun 2026 bagi pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta. Kuota impor BBM pada tahun ini disebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan realisasi kuota pada tahun 2025.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, memastikan adanya kenaikan kuota impor BBM untuk SPBU swasta dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia tidak memerinci secara detail besaran volume kenaikan tersebut. “Nanti tanya kepada BBM swastanya. Tanya saja, mirip lah (sama tahun lalu naik 10%),” ungkap Laode saat ditemui di Jakarta, Rabu (07/01/2026).

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Menurut Laode, dengan diberikannya kembali kuota impor yang lebih besar, pasokan BBM di SPBU swasta seharusnya sudah kembali pada kondisi normal sejak awal tahun ini. “Bukan segera normal, harusnya sudah normal. Kan kita tidak ada menghentikan,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah sejatinya telah menaikkan kuota impor BBM pada tahun 2025 sebesar 10% dibandingkan realisasi impor pada tahun 2024 lalu. Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi kosongnya stok BBM di SPBU swasta yang terjadi sejak Agustus 2025.

“Jadi gini untuk ketersediaan BBM nasional kita untuk swasta kita memberikan kuota impor itu seperti 2024. Contoh 1 juta. Di 2025 kita berikan tambah 10% jadi 1,1 itu contoh,” kata Bahlil di Istana Negara, Jakarta, seperti yang Mureks catat pada Selasa (2/9/2025).

Mureks