DENPASAR – Pelabuhan Benoa, Bali, mencatat lonjakan signifikan dalam kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui jalur laut sepanjang tahun 2025. Sebanyak 65 kapal pesiar telah berlabuh di pelabuhan ini, membawa total sekitar 140 ribu wisman, menegaskan posisi Bali sebagai destinasi unggulan wisata bahari.
General Manager Pelabuhan Benoa, Anak Agung Gde Agung Mataram, mengungkapkan bahwa angka tersebut menunjukkan kepercayaan operator kapal pesiar global terhadap Bali. “Kami kedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang,” kata Anak Agung Gde Agung Mataram di Denpasar, Jumat (2/1).
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Menurut Mureks, peningkatan ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi turunan yang luas. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), layanan transportasi, hingga atraksi lokal turut merasakan manfaat dari arus kunjungan kapal pesiar ini.
Tren Kunjungan Kapal Pesiar Terus Meningkat
Data yang dihimpun Pelindo Cabang Benoa menunjukkan tren kenaikan kunjungan kapal pesiar yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024, Pelabuhan Benoa melayani 56 kunjungan kapal pesiar dengan total 107.717 wisatawan asing yang datang dan berangkat. Angka ini melonjak dari tahun 2023 yang mencatat 48 kunjungan kapal pesiar dengan 78.241 penumpang.
Proyeksi untuk tahun 2026 menunjukkan optimisme yang lebih besar. Sebanyak 73 kapal pesiar mewah telah mendaftar untuk singgah di Pelabuhan Benoa. Pihak Pelindo memproyeksikan realisasi jumlah kunjungan kapal pesiar pada tahun 2026 akan meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan kapasitas sandar di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH).
Peningkatan Kapasitas dan Fasilitas Pelabuhan
Pelabuhan Benoa kini telah mampu melayani kapal pesiar jumbo untuk sandar sebagai destination port, serta layanan embarkasi dan debarkasi penumpang (turn around). Peningkatan layanan ini didukung oleh perluasan dermaga timur untuk kapal pesiar yang kini memiliki panjang 500 meter, dari sebelumnya 350 meter. Kapasitas ini memungkinkan dua kapal pesiar jumbo untuk bersandar secara bersamaan.
Menandai awal tahun 2026, kapal pesiar perdana yang merapat di Benoa adalah Ovation of the Seas pada Kamis (1/1). Kapal berbendera Bahama tersebut memiliki panjang 348 meter dan bobot 168.666 Gross Tonnage (GT), membawa 3.431 penumpang dan 1.542 kru.
Untuk mendukung kenyamanan penumpang kapal pesiar, Pelindo Benoa juga mengoptimalkan operasional terminal penumpang internasional. Terminal ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk ruang tunggu yang nyaman, mushala, ruang laktasi, dan klinik kesehatan.






